Pacu Daya Saing Industri Galangan Kapal, Pemerintah Siapkan Beragam Insentif

Galangan kapal milik Ponpes Al Zaytun, Indramayu, Jawa Barat
Sumber :
  • tvOne/Opi Riharjo

VoxPop – Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Ogi Prastomiyono mengatakan, saat ini pemerintah tengah menyiapkan berbagai insentif untuk mendorong daya saing industri galangan kapal nasional.

img_title Analisis Masa Depan Esports Mobile Legends, Akankah Kompetisi MOBA Mobile Tetap Mendominasi Industri Esports Global?

"Termasuk, kemudahan fiskal dan regulasi guna menekan biaya produksi dan meningkatkan permintaan pembangunan kapal dalam negeri," kata Ogi dalam keterangannya, Senin, 30 Maret 2026.

Kepala Eksekutif Pengawas PPDP OJK Ogi Prastomiyono.

Photo :
  • Raden Jihad Akbar/VoxPop.
img_title Indef Sebut Insentif Otomotif Bakal Dorong Produksi EV Nasional

Sinergi kebijakan tersebut diakuinya membuat OJK optimistis bahwa industri asuransi juga akan semakin berkembang, seiring meningkatnya aktivitas ekonomi di sektor maritim nasional.

Menurutnya, dengan memberikan insentif bagi industri galangan kapal, maka hal ini berpotensi menjadi katalis positif bagi pertumbuhan industri asuransi nasional.

img_title Masih Ingat Game Snake? Permainan Sederhana yang Diam-diam Mengubah Sejarah Industri Mobile Gaming

Ogi menjelaskan, meningkatnya aktivitas di sektor galangan kapal akan membuka peluang baru bagi industri asuransi, khususnya dalam pengembangan produk yang berkaitan dengan sektor maritim.

Beberapa lini usaha yang diperkirakan terdorong antara lain asuransi marine hull atau perlindungan badan kapal, marine cargo untuk perlindungan barang, serta produk asuransi yang terkait dengan pembangunan dan operasional kapal.

Pertumbuhan aktivitas tersebut, lanjut dia, juga akan meningkatkan kebutuhan perlindungan risiko, sehingga memperkuat peran industri asuransi dalam mendukung keberlanjutan usaha di sektor maritim.

“Dengan meningkatnya aktivitas di sektor maritim, industri asuransi dapat berperan dalam menyediakan perlindungan risiko yang mendukung keberlanjutan kegiatan usaha,” ujarnya.

Diketahui, OJK mencatat bahwa aset industri asuransi per Januari 2026 mencapai Rp 1.214,82 triliun, atau tumbuh 5,96 persen secara tahunan alias year-on-year (yoy).

Sementara itu, premi asuransi umum dan reasuransi juga menunjukkan pertumbuhan signifikan. (Ant).

Ilustrasi industri (Dok. Istimewa)

PMI Manufaktur Tunjukkan Sinyal Positif, Kadin Ingatkan Industri Belum Pulih Secara Kuat

PMI Manufaktur Indonesia naik ke 50,2 pada Juli 2026 dan kembali ke zona ekspansi. Namun, Kadin menilai capaian ini belum cukup membuktikan industri nasional telah pulih.

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut