Menko Airlangga: WFH ASN Bisa Hemat APBN Rp6,2 Triliun

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto
Sumber :
  • Biro Pers Sekretariat Presiden

Jakarta, VoxPop – Pemerintah resmi menetapkan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) untuk aparatur sipil negara (ASN) selama satu hari dalam satu pekan pada hari Jumat. 

img_title Putusan MK: MBG Tak Boleh Pakai Anggaran Pendidikan Mulai 2028

Kebijakan WFH untuk ASN selama satu hari dalam sepekan ini bisa menghemat APBN senilai Rp6,2 triliun karena adanya pengurangan konsumsi BBM masyarakat.

"Potensi penghematan WFH ASN yang langsung ke APBN adalah Rp 6,2 triliun berupa penghematan kompensasi BBM," kata Menko bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto dalam konferensi pers, Selasa, 31 Maret 2026.

img_title Pakai BRI Kartu Kredit, Isi BBM Semakin Easy

Tak hanya itu, nilai penghematan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) masyarakat juga fantastis yakni Rp59 triliun.

"Sementara total pembelanjaan BBM masyarakat berpotensi untuk dihemat juga sebesar Rp59 triliun," tutur dia. 

img_title Strategi Elnusa Petrofin Optimalkan Layanan BBM di Kalbar

Airlangga menjelaskan bahwa kebijakan WFH 1 hari dalam seminggu bagi ASN berlaku mulai 1 April 2026. 

Di samping itu, pemerintah juga akan memberlakukan efisiensi mobilitas, termasuk pembatasan penggunaan kendaraan dinas sebesar 50 persen, kecuali kendaraan operasional dan listrik, serta mendorong penggunaan transportasi publik.

"Jadi mengurangi kendaraan dinas dan menggunakan semaksimal mungkin transportasi publik," dia menambahkan.

Pemerintah pun mengimbau sektor swasta untuk memberlakukan kebijakan serupa agar turut serta membangun budaya kerja baru. Namun, Airlangga mengatakan, kebijakan tersebut akan mempertimbangkan karakteristik dan kebutuhan masing-masing sektor usaha.

"Adapun pengaturan (WFH bagi swasta) nanti melalui surat edaran Menteri Ketenagakerjaan, juga mencakup gerakan efisiensi penggunaan energi di tempat kerja," lanjut Airlangga.

Tetapi, sejumlah sektor dikecualikan dari kebijakan ini dan tetap diharapkan bekerja di kantor atau lapangan.

Sektor tersebut meliputi layanan publik seperti kesehatan, keamanan, dan kebersihan, serta sektor strategis seperti industri, energi, air, bahan pokok, makanan dan minuman, perdagangan, transportasi, logistik, dan keuangan.

BBM Non-Subsidi turun harga Pertamax Series dan Dex Series

Harga Pertamax Turun Jadi Rp 15.950 per Liter Mulai 1 Agustus 2026, Intip Daftar Lengkapnya

Harga Pertamax mengalami penurunan dari Rp16.250 per liter pada Juli 2026, menjadi Rp15.950 per liter mulai 1 Agustus 2026. Harga Pertamax Green juga ikut turun.

img_title
VoxPop.co.id
1 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut