Segini Jumlah Dana Darurat Ideal untuk Karyawan Gaji UMR, Jangan Sampai Kurang!

Ilustrasi uang rupiah
Sumber :
  • iStock

Jakarta, VoxPop – Memiliki dana darurat sering dianggap sulit bagi Anda yang berpenghasilan setara UMR. Kebutuhan hidup yang terus meningkat, membuat tidak sedikit orang merasa gaji bulanan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa sisa. 

img_title 20 Ide Bisnis untuk Karyawan Bergaji Imut, Bantu Tambah Penghasilan Tanpa Harus Resign

Padahal, kondisi inilah yang justru membuat dana darurat menjadi semakin penting.

Di tengah ketidakpastian ekonomi, dana darurat berfungsi sebagai perlindungan utama agar Anda tidak langsung terjerat utang saat menghadapi situasi mendesak. Kabar baiknya, meski dengan gaji Rp5,5 juta, Anda tetap bisa membangun dana darurat secara bertahap dengan strategi yang tepat dan perhitungan yang realistis.

img_title Beli Emas untuk Dana Darurat, Untung atau Buntung? Ini Penjelasan Lengkapnya

Bagaimana caranya? Berikut penjelasan lengkapnya, sebagaimana dihimpun Viva pada Kamis, 16 April 2026.

1. Hitung Pengeluaran Wajib Bulanan

img_title PNM Berangkatkan Ratusan Karyawan ke Tanah Suci, Pengabdian yang Menjadi Nilai Ibadah

Langkah pertama adalah mengetahui secara pasti berapa pengeluaran utama Anda setiap bulan. Misalnya, jika gaji Anda Rp5,5 juta, maka kemungkinan kebutuhan seperti makan, tempat tinggal, transportasi, dan tagihan bisa mencapai sekitar Rp4,5 juta. Dengan mengetahui angka ini, Anda bisa menentukan sisa dana yang dapat dialokasikan untuk tabungan tanpa mengganggu kebutuhan pokok.

2. Tentukan Target Dana Darurat

Setelah mengetahui pengeluaran bulanan, Anda bisa menetapkan target dana darurat. Idealnya sebesar 3 sampai 6 bulan pengeluaran. Jika pengeluaran Anda Rp4,5 juta per bulan, maka target minimal dana darurat adalah Rp13,5 juta hingga Rp27 juta. Angka ini bisa disesuaikan dengan kondisi, misalnya jumlah tanggungan atau kestabilan pekerjaan.

3. Tentukan Nominal Tabungan per Bulan

Dari sisa gaji sekitar Rp1 juta, Anda bisa mulai menyisihkan Rp300 ribu hingga Rp500 ribu setiap bulan. Dengan nominal ini, target dana darurat tetap bisa tercapai meskipun membutuhkan waktu. Yang terpenting adalah konsistensi dalam menabung.

4. Gunakan Strategi Bertahap

Agar tidak terasa berat, Anda bisa membagi target menjadi beberapa tahap. Misalnya mulai dari Rp5 juta pertama, kemudian naik ke Rp10 juta, hingga akhirnya mencapai target penuh. Cara ini membantu menjaga motivasi karena Anda melihat progres secara bertahap.

5. Pangkas Pengeluaran Tidak Penting

Untuk mempercepat pengumpulan dana, Anda perlu mengurangi pengeluaran yang tidak mendesak. Misalnya mengurangi jajan, belanja impulsif, atau langganan yang jarang digunakan. Penghematan kecil jika dilakukan rutin bisa memberikan dampak besar pada tabungan Anda.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut