Genjot Bisnis Produk Kesehatan dan Kecantikan, Brand UMKM Asal Tulungagung Ini Kembangkan Konsep Multi-Brand
- istimewa.
Menurut Abdu, tantangan dalam mengembangkan usaha berbasis digital bukan hanya terletak pada penambahan produk, tetapi juga pada penguatan sistem operasional. Karena itu, pengelolaan katalog, pembaruan data produk, stok, koordinasi distribusi, hingga strategi penjualan lintas platform menjadi bagian dari proses yang dijalankan secara bertahap. Ia menilai, retail digital yang berkelanjutan memerlukan ketertiban sistem, bukan hanya agresivitas penjualan.
Dari basis usaha di Tulungagung, brand ini dikembangkan dengan pendekatan yang menekankan adaptasi, relevansi, dan efisiensi. Bagi Abdu, membangun retail modern berarti menyiapkan fondasi yang cukup kuat agar usaha dapat berkembang dalam jangka panjang, bukan hanya mengejar pertumbuhan sesaat.
Ke depan, Duzi Mart berencana memperluas kolaborasi dengan berbagai brand, meningkatkan jangkauan distribusi melalui kanal digital, serta memperkuat sistem pengelolaan agar tetap sesuai dengan dinamika pasar produk kesehatan dan kecantikan di Indonesia.
