Hati-hati kalau Mau Ambil Uang di ATM

Ilustrasi pembobolan mesin ATM.
Sumber :
  • www,pcper.com

Jakarta, VoxPop - Hati-hati kalau mau ambil uang di anjungan tunai mandiri (ATM). Sebab, para ahli keamanan siber mengingatkan ada sebuah alat kecerdasan buatan (AI) yang dipakai hacker (peretas) untuk membobol sistem komputer bank dan menguras uang tunai dari ATM.

img_title Masih Ingat Gary McKinnon? Hacker yang Pernah Menghebohkan Pentagon dan NASA Kini Jadi Produser Musik

Bank of England sedang siap-siap menggelar pembicaraan genting dengan para kreditur (pemberi pinjaman) terkemuka seiring meningkatnya kekhawatiran tentang ancaman siber yang ditimbulkan oleh sistem AI terhadap sistem keuangan global.

Bank-bank Inggris akan diberikan akses awal untuk menguji ketahanan siber mereka terhadap Claude Mythos, sebuah bot AI canggih yang dikembangkan oleh perusahaan rintisan atau startup Silicon Valley, Anthropic.

img_title Dukung Pembangunan Nasional Bersama Danantara, BRI Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar di Industri Keuangan Indonesia

Perusahaan teknologi tersebut sempat menggemparkan dunia keamanan siber pada bulan ini dengan mengklaim bahwa Claude Mythos secara otomatis telah menemukan celah keamanan yang tidak dikenal di setiap sistem operasi dan peramban internet utama, beberapa di antaranya berusia hingga 27 tahun.

Berita ini berpotensi membuat semua perusahaan rentan terhadap jenis serangan siber baru yang dapat dilancarkan dengan kecepatan jauh lebih cepat daripada hacker atau peretas manusia mana pun.

img_title Masih Ingat Kevin Mitnick? Hacker Legendaris yang Pernah Membuat FBI Kewalahan Bertahun-tahun

Anthropic mengklaim alatnya sangat ampuh sehingga mereka membatasi akses hanya untuk beberapa raksasa teknologi dan bank global, untuk memberi mereka kesempatan meningkatkan keamanan sibernya.

Para ahli keamanan siber mengatakan bahwa bank sangat rentan karena, dalam banyak kasus, mereka masih mengandalkan perangkat keras yang sudah berusia puluhan tahun untuk melakukan sebagian besar transaksi.

Salah satu sistem yang berisiko tinggi terhadap serangan siber adalah COBOL, bahasa pemrograman komputer yang menjadi tulang punggung perbankan modern, seperti dikutip VoxPop dari situs This is Money, Rabu, 22 April 2026.

Perangkat lunak atau software lama ini sudah beroperasi sejak 1960-an tetapi tetap digunakan secara luas karena keandalannya yang telah terbukti dan keengganan bank untuk mengganti atau memodernisasi sistem inti mereka yang memproses transaksi senilai triliunan pound setiap hari.

Saham perusahaan raksasa komputasi IBM mengalami penurunan satu hari terbesar dalam 25 tahun terakhir setelah Anthropic mengumumkan alat AI baru dengan kemampuan COBOL. Perangkat lunak tersebut masih tertanam kuat dalam sistem mainframe milik raksasa teknologi AS tersebut.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut