Terungkap! Rahasia Password Kuat yang Sulit Dibobol Hacker

Ilustrasi password / kata sandi.
Sumber :
  • U-Report

Jakarta, VoxPop – Di era digital saat ini, password masih menjadi garis pertahanan pertama untuk melindungi akun email, media sosial, layanan perbankan, hingga data pribadi. 

img_title 10 Rahasia Dunia Minecraft: Mekanisme Gameplay yang Membuatnya Bertahan Lebih dari Satu Dekade

Namun, banyak orang masih percaya bahwa password yang rumit dengan kombinasi huruf besar, angka, dan simbol otomatis lebih aman.

Ilustrasi password.

Photo :
  • U-Report
img_title Usai Jadi Tersangka karena Meme, Admin @TheKerupuk Akhirnya Dibebaskan dari Tahanan

Faktanya, para pakar keamanan siber dunia kini mengungkap bahwa ada rahasia lain yang jauh lebih penting untuk menciptakan password yang sulit dibobol hacker

Panjang Password Lebih Penting daripada Kerumitan

img_title Amnesty Desak Polri Bebaskan Admin @TheKerupuk, Sebut Penangkapan Tak Semestinya Terjadi

Menurut panduan terbaru dari lembaga keamanan siber Amerika Serikat, yaitu National Institute of Standards and Technology (NIST), dikutip VoxPop Selasa, 16 Juni 2026, panjang password menjadi faktor utama yang menentukan kekuatannya. 

Password yang panjang akan membutuhkan waktu jauh lebih lama untuk ditebak menggunakan metode brute force dibanding password pendek yang penuh simbol dan angka.

NIST menjelaskan bahwa banyak aturan lama yang mewajibkan kombinasi huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol ternyata tidak selalu efektif. Sebab, pengguna sering membuat pola yang mudah ditebak seperti "Password123!" atau variasi serupa. 

Rahasia Utama: Gunakan Passphrase

Alih-alih membuat password pendek yang rumit, para ahli kini menyarankan penggunaan "passphrase", yaitu gabungan beberapa kata acak yang membentuk kalimat unik dan mudah diingat.

Contohnya:

  • KopiHujanGunungPagiBiru
  • SepedaLautBintangRumput2026
  • BukuAwanKeretaMalamSenja

Passphrase yang terdiri dari banyak karakter jauh lebih sulit dipecahkan dibanding password pendek dengan pola umum. Selain itu, pengguna juga lebih mudah mengingatnya tanpa harus menuliskannya di kertas atau catatan digital yang rentan bocor. 

Ilustrasi hacker.

Photo :
  • Getty Images

Jangan Gunakan Informasi Pribadi

Kesalahan yang masih sering dilakukan adalah menggunakan nama, tanggal lahir, nomor telepon, atau nama hewan peliharaan sebagai password.

Informasi tersebut sering kali tersedia di media sosial dan dapat dimanfaatkan hacker untuk melakukan serangan berbasis rekayasa sosial (social engineering). Karena itu, password sebaiknya tidak memiliki hubungan langsung dengan identitas pemilik akun. 

Satu Password untuk Satu Akun

Menggunakan password yang sama di berbagai layanan memang praktis, tetapi sangat berbahaya.

Jika satu situs mengalami kebocoran data, pelaku kejahatan siber dapat mencoba kombinasi email dan password yang sama ke layanan lain melalui teknik yang dikenal sebagai credential stuffing. Karena itu, setiap akun sebaiknya memiliki password yang berbeda. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut