Respons Manajemen Terkait Bos GoTo Cuan Miliaran dari Aksi Jual Opsi Saham

Ilustrasi investasi kripto.
Sumber :
  • freepik.com/freepik

Jakarta, VoxPopManajemen PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO)  buka suara terkait aksi pembelian saham oleh Catherine Hindra Sutjahyo selaku Wakil Direktur Utama Perseroan dikabarkan meraup dana miliaran rupiah.

img_title Genjot Investasi Berkelanjutan, BRI-MI Gandeng ILUNI FEB UI Kenalkan Reksa Dana Syariah Berbasis Dana Abadi

Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Manajemen Persroan menjelaskan aksi pembelian yang dilakukan oleh Catherine Hindra Sutjahyo sebanyak 515.896.598 saham berasal dari pelaksanaan program opsi saham karyawan dan konsultan (ESOP) yang dikelola GoTo Peopleverse Fund (GPF). Pembelian ini dilakukan pada tanggal 16 Maret 2026. 

Menurut Manajemen operator transportasi daring ini, penjualan jutaan saham GOTO oleh Catherine telah melewati proses konsultasi. Aksi pembelian ini membuat Catherina mengeluarkan dana sebesar Rp 1.031.793.196 untuk transaksi ini.

img_title Danantara Lebur Empat Asset Management BUMN ke Mandiri Manajemen Investasi, Ini Tujuannya

“Beliau telah melakukan exercise atas opsi saham sebagai bagian dari program opsi karyawan dan konsultan (Program ESOP) yang diadministrasikan GPF dan melakukan penjualan atas saham yang diperolehnya dari pelaksanaan opsi saham tersebut," tuli Manajemen GOTO dikutip pada Rabu, 29 April 2026. 

Program ESOP ini diberikan kepada karyawan, konsultan, hingga jajaran direksi dan komisaris, termasuk Catherine Hindra Sutjahyo. Di hari yang sama, ia juga menjual sebanyak 265.896.597 saham di harga Rp 52 per unit.  

img_title Prabowo Mau Bangun Kampus Institut Teknologi dan Manajemen India di Indonesia

Dari penjualan ini, ia mengantongi sekitar Rp 26,82 miliar. Adapun tujuan transaksi penjualan dilakukan untuk kepentingan pribadi.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) (foto ilustrasi)

Photo :
  • VoxPop/M Ali Wafa

“Tujuan dari transaksi penjualan saham adalah untuk keperluan pribadi dan keluarga,” lanjut pernyataan tersebut.

Terkait harga pelaksanaan opsi saham yang sempat menjadi sorotan, perseroan menyebut bahwa nilai tersebut telah ditetapkan sesuai ketentuan dalam prospektus.

“Dalam Prospektus, harga pelaksanaan opsi saham berkisar antara Rp 2 sampai Rp 202 per saham, bergantung pada masing-masing perjanjian opsi saham antara GPF dan Partisipan. Pemberian
opsi saham tersebut termasuk harga pelaksanaannya telah disetujui dengan keputusan Komite Nominasi  dan Remunerasi serta Dewan Komisaris sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku," jelas Manajemen GOTO. 

Berdasarkan perjanjian antara GPF dan Catherine, opsi saham yang dieksekusi pada 16 Maret 2026 memiliki harga pelaksanaan Rp 2 per saham. Sementara itu, harga penjualan saham mengikuti harga pasar pada tanggal 16–17 Maret 2026 di kisaran Rp 52 per unit. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut