Rupiah Terus Melemah ke Rp 17.489 meski Keyakinan Konsumen Terhadap Ekonomi RI Naik

Tumpukan uang rupiah dengan berbagai nominal
Sumber :
  • istockphoto.com

Jakarta, VoxPop – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diprediksi masih akan bergerak fluktuatif, namun ditutup melemah pada perdagangan hari ini.

img_title PGS BI Destry Beberkan Strategi Hadapi Era Suku Bunga Tinggi di Dunia

Berdasarkan data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate atau Jisdor BI, kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat berada di level Rp 17.415 pada Senin, 11 Mei 2026. Posisi rupiah itu melemah 40 poin dari kurs sebelumnya di level Rp 17.375 pada perdagangan Jumat, 8 Mei 2026.

Sementara perdagangan di pasar spot pada Selasa, 12 Mei 2026 hingga pukul 09.04 WIB rupiah ditransaksikan di Rp 17.489 per dolar AS. Posisi itu melemah 75 poin atau 0,43 persen dari posisi sebelumnya di level Rp 17.414 per dolar AS.

img_title Ekonom Sebut Serangan AS ke Iran Masih Jadi Sentimen Bagi Harga Minyak & Pergerakan Rupiah

Ilustrasi mata uang Rupiah.

Photo :
  • Pixabay/IqbalStock

Pengamat ekonomi dan pasar uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, survei Konsumen Bank Indonesia (BI) pada April 2026 menunjukkan keyakinan masyarakat terhadap kondisi ekonomi nasional tetap terjaga di zona optimistis.

img_title Destry Pastikan BI Tak Kendor Jaga Stabilitas, Ini yang Jadi Prioritas

Hal tersebut tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) April 2026 yang berada di level 123,0 atau meningkat tipis dibandingkan Maret 2026 sebesar 122,9. Level indeks di atas 100 mencerminkan konsumen masih memiliki optimisme terhadap kondisi ekonomi.

Bank Indonesia (BI) menyebut, terjaganya keyakinan konsumen terutama didorong oleh peningkatan Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE). Pada April 2026, IKE tercatat sebesar 116,5, lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 115,4.

Kenaikan IKE menunjukkan persepsi masyarakat terhadap kondisi ekonomi saat ini, termasuk ketersediaan lapangan kerja, penghasilan, dan daya beli, mengalami perbaikan dibandingkan bulan sebelumnya.

IKK menggunakan tahun acuan dengan nilai 100. Artinya indeks kepercayaan konsumen pada April 2026 di level 123 berada di zona optimistis atau di atas nilai acuan.

Sementara itu, Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) tetap berada pada level optimistis sebesar 129,6. Meski demikian, angka tersebut sedikit lebih rendah dibandingkan Maret 2026 yang mencapai 130,4.

Penurunan tipis IEK mengindikasikan konsumen masih memiliki keyakinan positif terhadap prospek ekonomi ke depan, meski dengan tingkat optimisme yang sedikit lebih moderat dibandingkan bulan sebelumnya.

"Mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp 17.410—Rp 17.460," ujarnya.

Sebagai informasi, Presiden AS, Donald Trump menyebut, tanggapan Iran terhadap proposal perdamaian AS "sama sekali tidak dapat diterima", sehingga meningkatkan risiko geopolitik.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut