Potongan Aplikator Maksimal 8 Persen, Gojek Pastikan Tak Kenaikan Harga GoRide

Ilustrasi mitra driver Gojek.
Sumber :
  • Misrohatun Hasanah

Jakarta, VoxPop – Platform penyedia layanan transportasi berbasis aplikasi (aplikator) Gojek memastikan tidak ada peningkatan harga layanan ojek roda dua (GoRide) bagi pelanggan menyusul Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 terkait potongan aplikator maksimal 8 persen dan 92 persen untuk pendapatan pengemudi ojek online (ojol).

img_title Buka Akses Ojol hingga Pedagang Kelontong Miliki Rumah, BSN Kuasai 24 % Pangsa Pasar KPR Subsidi

“Kami akan mengatur agar tidak ada perubahan harga yang dibayar oleh konsumen untuk layanan GoRide reguler. Dengan begini, kami berharap jumlah order dari konsumen akan tetap terjaga dan berkelanjutan, dan pendapatan total bagi mitra pengemudi juga bisa lebih baik,” kata Direktur Utama/CEO PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Hans Patuwo dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa.

Lebih lanjut, Hans mengatakan, perusahaan menghormati dan siap menjalankan arahan Presiden Prabowo Subianto terkait pemangkasan potongan pendapatan yang diambil perusahaan aplikator dari pengemudi ojek daring menjadi delapan persen.

img_title Driver Ojol Bakal Berstatus Pelaku Usaha Mikro, Anggota DPR: Ojol Bisa Akses KUR dan Jaminan Sosial

“Kami berkomitmen untuk menyesuaikan skema bagi hasil di mana 92 persen dari setiap perjalanan GoRide akan menjadi hak pengemudi. Ini adalah perubahan yang cukup besar untuk kami,” ujar dia.

Meskipun akan berdampak pada potensi penurunan pendapatan perusahaan dari layanan ojek roda dua, Hans meyakini bahwa langkah tersebut menjadi investasi jangka panjang untuk masa depan ekosistem layanan transportasi daring yang lebih sehat dan lebih baik untuk semua pihak.

img_title Viral Pengemudi Ojol Diduga Korban Tabrak Lari Bus Dinas, Begini Penjelasan Kemhan

Selain itu, ia mengatakan, Gojek juga akan memperkuat program-program kesejahteraan untuk mitra pengemudi dan keluarga mereka, sebagai bentuk dukungan mewujudkan Asta Cita dalam hal peningkatan lapangan kerja yang berkualitas dan pemerataan ekonomi.

Di sisi lain, Hans mengatakan, perusahaan juga akan mengoptimalkan lini-lini bisnis lain untuk mendukung perubahan yang ditimbulkan dari adaptasi Perpres 27/2026.

“Sebagai bagian dari ekosistem GoTo, kami memiliki berbagai lini bisnis yang saling mendukung dan terus berkembang. Ini termasuk layanan pengantaran, logistik, finansial, dan berbagai layanan digital lainnya,” kata Hans.

“Kekuatan ekosistem ini memberikan fondasi yang kuat bagi Gojek untuk terus bertumbuh, sekaligus menjaga keunggulan layanan kami. Melalui kekuatan ekosistem dan inovasi yang berkelanjutan, kami optimistis dapat melakukan penyesuaian dengan baik,” imbuhnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut