Bukan Lagi Uji Coba, Robot Humanoid Kini Sudah Mulai Dipekerjakan di China

Ilustrasi robot.
Sumber :
  • BBC/Getty Image.

Jakarta, VoxPop China mulai mengerahkan robot humanoid di salah satu pusat logistik terbesar miliknya untuk membantu proses penyortiran paket. Langkah ini menjadi bagian dari upaya modernisasi sektor logistik yang semakin mengandalkan otomatisasi dan kecerdasan buatan.

img_title 3 Hal Ini Jadi Sorotan China dalam Tantangan Tata Kelola Iklim Global

Robot humanoid tersebut digunakan di fasilitas logistik Jianggao yang berada di bawah pusat pos Guangzhou, Provinsi Guangdong. Di lokasi itu, robot bekerja bersama lengan robot otomatis dan forklift tanpa awak untuk menangani jutaan kiriman setiap hari.

Menurut laporan media pemerintah China, robot humanoid yang digunakan di fasilitas tersebut mampu memproses hingga 1.200 paket per jam. Pusat logistik Guangzhou sendiri merupakan salah satu fasilitas pengiriman terbesar di negara tersebut. 

img_title AI Mulai Masuk Pasar Mobil Bekas, Apa Untungnya Buat Konsumen?

Rata-rata fasilitas itu menangani sekitar 6,5 juta kiriman per hari, sementara pada periode sibuk jumlahnya dapat melampaui 10 juta paket dalam sehari. Untuk menangani volume sebesar itu, operator logistik semakin mengandalkan sistem otomatis yang dapat beroperasi selama 24 jam dengan campur tangan manusia yang lebih sedikit.

"Robot humanoid digunakan untuk mengambil paket dari kontainer dan meletakkannya ke jalur penyortiran. Sementara itu, forklift otonom bertugas memindahkan barang di area gudang," demikian dikutip dari Interesting Engineering, Minggu, 31 Mei 2026.

img_title Xpeng Pamer Teknologi AI Lewat X9 dan G6 Pro AWD

Berbeda dengan robot industri konvensional yang umumnya hanya melakukan satu tugas tertentu, robot humanoid dirancang untuk bekerja di lingkungan yang sebelumnya dibuat untuk manusia.

Robot jenis ini dapat bergerak di area gudang, mengenali paket, berinteraksi dengan rak penyimpanan, serta menyesuaikan diri dengan berbagai tugas tanpa perlu perubahan besar pada tata letak fasilitas.

Penggunaan robot humanoid juga menjadi bagian dari strategi China untuk mempercepat pengembangan industri robotika. Dalam beberapa tahun terakhir, negara tersebut terus meningkatkan investasi di sektor robot dan kecerdasan buatan.

Perusahaan-perusahaan China saat ini berlomba mengembangkan robot humanoid untuk berbagai sektor, mulai dari manufaktur, logistik, layanan publik, hingga perawatan lansia.

Sektor logistik menjadi salah satu bidang yang dinilai paling potensial karena kebutuhan pengiriman barang terus meningkat seiring pesatnya pertumbuhan e-commerce. Robot yang mampu menyortir, mengidentifikasi, dan memindahkan paket secara otomatis dinilai dapat membantu menekan biaya operasional sekaligus meningkatkan efisiensi kerja.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut