Mulai Besok! Ekspor Sawit, Batu Bara hingga Ferro Alloy Wajib Lapor DSI

Menko bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden

Jakarta, VoxPop – PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) akan resmi beroperasi pada Senin, 1 Juni 2026. Operasional ini sejalan dengan masa transisi yang akan berlangsung paling lambat hingga 31 Desember 2026.

img_title Usai Terima Rp5,25 M dari Dude Harlino, Bareskrim Ungkap Aset Sitaan Kasus PT DSI Capai Rp390 M

Menko bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyatakan sejumlah komoditas akan masuk dalam skema ekspor melalui PT DSI antara lain, batu bara, kelapa sawit, dan paduan besi (ferro alloy).

"Ekspor komoditas SDA ini dilakukan melalui satu pintu yaitu BUMN ekspor dengan nama PT Danantara Sumber Daya Indonesia atau PT DSI. Ini akan dilakukan ekspor SDA strategis dengan mekanisme ekspor satu pintu dan pengawasan ekspor serta kualitas dan validitas data ekspor agar terlaksana lebih baik," kata Airlangga dalam konferensi pers, Minggu, 31 Mei 2026.

img_title BRI Peduli Buka Jalan UMKM Mebel Sukoharjo Tembus Pasar Global, Dorong Pelatihan Ekspor

Airlangga menuturkan kebijakan ekspor satu pintu diterapkan untuk meminimalisir praktik kecurangan dalam perdagangan ekspor seperti under-invoicing, transfer pricing, hingga kebocoran devisa hasil ekspor (DHE).

Dia pun memastikan perusahaan eksportir tetap dapat menjalankan aktivitas ekspor seperti biasa mulai besok. Hanya saja, eksportir diwajibkan melaporkan kegiatan ekspor mereka kepada PT DSI selama masa transisi berlangsung.

img_title Bahan Baku Minyak Goreng RI Sulit Tembus Pasar Eropa? Ini Penjelasannya

"Dalam periode ini akan terus dilakukan evaluasi dalam tiga bulan pertama dan evaluasi ini menjadi dasar bagi implementasi tahap berikutnya," ungkap dia.

Lebih lanjut, Airlangga menyebut seluruh proses ekspor mulai sepenuhnya dijalankan PT DSI pada 1 Januari 2027. Diharapkan, kebijakan ini dapat memberikan sejumlah manfaat salah satunya meningkatkan tata kelola ekspor nasional.

"Kebijakan ini diharapkan untuk menjaga kepastian usaha, arus barang realisasi ekspor, dan kontrak-kontrak yang telah berjalan ini tetap dihormati dan tentunya ini mengacu kepada kesepakatan antara eksportir dan mitra dagangnya," kata dia.

"Pemerintah terus menjaga dan menjamin transisi berjalan dengan lancar, terukur, dan tentunya iklim usaha tetap dijaga serta tentu Indonesia meningkatkan trust ataupun kepercayaan kepada mitra dagang di berbagai negara," pungkasnya.

Delegasi IMT-GT kunjungi KEK Sei Mangkei

Kunjungi KEK Sei Mangkei, IMT-GT Perkuat Sinergi Hilirisasi Kelapa Sawit Berkelanjutan

Kementerian Pertanian gelar kunjungan ke KEK Sei Mangkei, Sumut sebagai penutup bagi rangkaian acara "The 19th Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT)".

img_title
VoxPop.co.id
25 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut