Endress+Hauser Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda Penuhi SDM Berkompeten Kebutuhan Industri
- Dokumentasi Endress+Hauser.
Sebagai bagian dari komitmennya dalam mendukung pengembangan talenta muda, dalam acara tersebut, Endress+Hauser Indonesia juga menyerahkan beasiswa Endress+Hauser untuk mahasiswa berprestasi dari berbagai perguruan tinggi yang berhubungan dengan industri otomasi, antara lain dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Politeknik Industri ATMI, Politeknik Manufaktur (POLMAN) Bandung dan Swiss German University.
Menurut Vivi Sutardi, HR Head Endress+Hauser Indonesia, Program beasiswa ini merupakan kali kedua dilaksanakan oleh Endress+Hauser Indonesia. "Kami ingin kegiatan ini dapat dilaksanakan secara rutin. Selain melibatkan dunia pendidikan, kegiatan ini juga menghadirkan pelanggan kami sehingga mereka dapat melihat secara langsung berbagai program dan kontribusi yang telah dilakukan oleh Endress+Hauser," ungkapnya.
"Di sisi lain, pelanggan juga memiliki kesempatan untuk merekrut talenta dari program ini. Bagi kami, merupakan sebuah pencapaian ketika pelanggan mempercayai lulusan program ini untuk bergabung di perusahaan mereka. Melalui kegiatan ini, kami berharap para mahasiswa dapat menemukan peluang kerja yang sesuai dengan kompetensi dan keahlian yang dimiliki." tambahnya.
Selain forum diskusi, acara ini juga menghadirkan sesi networking dan mini exhibition yang menampilkan berbagai inovasi, teknologi, serta praktik terbaik dari industri dan institusi pendidikan. Pameran tersebut diikuti oleh Endress+Hauser Indonesia, FESTO Indonesia, Rockwell Automation, serta sejumlah institusi pendidikan seperti ATMI Cikarang, Politeknik Manufaktur Bandung (Polman Bandung), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Swiss German University (SGU).
Melalui Education Forum 2026, Endress+Hauser Indonesia berharap dapat memperkuat sinergi antara dunia industri dan pendidikan dalam membangun ekosistem pengembangan talenta yang relevan dengan kebutuhan masa depan. Forum ini menjadi wadah penting untuk bertukar wawasan, membangun kemitraan strategis, dan mendorong lahirnya tenaga kerja yang kompeten, adaptif, serta siap menghadapi transformasi industri di era digital.
