Danantara Buka Skema Investasi, Dony Oskaria Tegaskan Aset BUMN Tak Dipakai dan Tetap Terlindungi

COO Danantara Dony Oskaria.
Sumber :
  • Istimewa.

Dengan kata lain, aset-aset BUMN tetap berada dalam pengelolaan perusahaan masing-masing, sementara hasil keuntungan berupa dividen menjadi sumber dana yang kemudian dapat diinvestasikan kembali untuk mendukung pembangunan ekonomi.

img_title Anindya Bakrie: Investor Lebih Butuh Kepastian Berusaha Daripada Ketenangan

“(Aset) yang diinvestasikan adalah dividen. Dividen yang dihasilkan oleh Danantara Asset Management itu selanjutnya diinvestasikan untuk hal yang produktif seperti mempercepat pertumbuhan ekonomi kita,” ujar Dony.

Ia menilai model tersebut memungkinkan pemerintah memanfaatkan hasil kinerja BUMN untuk menciptakan nilai tambah baru tanpa mengorbankan aset-aset strategis negara.

img_title Respons Dunia Usaha soal Danantara Dilibatkan dalam KSSK

Publik Perlu Memahami Desain Danantara

Di tengah berbagai sorotan terhadap tata kelola BUMN dan pengelolaan kekayaan negara, Dony menilai penting bagi masyarakat untuk memahami bagaimana struktur Danantara dirancang sejak awal.

img_title Satgas Pasti Hentikan Operasional Snapboost yang Tawarkan InvestasiIilegal

Menurutnya, pemisahan fungsi antara pengelolaan aset BUMN dan aktivitas investasi bukan sekadar aspek teknis, melainkan bagian dari strategi utama untuk menjaga keberlangsungan lembaga dalam jangka panjang.

Karena itu, pemerintah perlu terus menjelaskan kepada masyarakat mengenai arah kebijakan, tujuan pembentukan Danantara, serta mekanisme yang diterapkan dalam mengelola aset negara.

Dengan pemahaman yang baik, publik diharapkan dapat melihat bahwa Danantara tidak dibangun untuk mempertaruhkan aset BUMN, melainkan untuk mengoptimalkan manfaat ekonomi dari hasil pengelolaan perusahaan negara.

Tata Kelola Jadi Kunci Keberhasilan

Selain menekankan pentingnya pemisahan fungsi, Dony juga menyoroti aspek tata kelola atau governance sebagai faktor yang menentukan keberhasilan Danantara ke depan.

Ia menegaskan bahwa seluruh perusahaan negara yang berada dalam portofolio Danantara harus dikelola dengan prinsip tata kelola yang baik, transparan, dan akuntabel.

Menurutnya, pengelolaan yang sehat akan menghasilkan kinerja yang kuat dan berkelanjutan, sehingga mampu memberikan dividen yang dapat digunakan untuk mendukung berbagai investasi produktif.

Tata kelola yang baik juga menjadi instrumen penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap pengelolaan aset negara.

Didorong Jadi Instrumen Pertumbuhan Ekonomi

Dengan struktur kelembagaan yang memisahkan fungsi pengelolaan aset dan investasi, Danantara diharapkan dapat menjalankan perannya sebagai instrumen strategis negara dalam mengoptimalkan aset nasional.

Lembaga tersebut diproyeksikan tidak hanya mengelola portofolio BUMN secara lebih terintegrasi, tetapi juga mendorong investasi yang mampu memberikan dampak ekonomi lebih luas.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut