Ingin Lebih Sering Ketemu Profesor & Rektor untuk Dengar Masukan, Prabowo: Kalau Perlu Tiap Bulan

Presiden RI Prabowo Subianto
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden

Jakarta, VoxPop – Presiden Prabowo Subianto menyatakan ingin lebih sering bertemu dengan para rektor dan profesor, untuk memperoleh masukan dalam upaya memajukan kehidupan masyarakat Indonesia.

img_title Kepuasan Publik Terhadap Prabowo Turun Jadi 51 Persen, Istana: Kita Kerja, Bukan Cari Survei

"Menurut saya, kalau empat kali bertemu para rektor itu bagi saya belum apa-apa. Kalau perlu tiap bulan kita bertemu," kata Prabowo saat menutup Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) di Jakarta, Minggu, 28 Juni 2026.

Presiden RI Prabowo Subianto

Photo :
  • Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden
img_title Prabowo Minta Kepala Daerah Tak Kerahkan Warga Menyambutnya saat Kunker: Kasihan Nunggu Berjam-jam Panas

Presiden mengatakan, perkembangan teknologi membuat hubungan antarnegara semakin erat sehingga konflik di belahan dunia lain dapat berdampak terhadap Indonesia. Karena itu, pemerintah memerlukan pandangan dari kalangan akademisi dalam merumuskan kebijakan.

Dia menambahkan sebagai Kepala Negara dirinya perlu berdiskusi dengan banyak orang pintar untuk bertukar pandangan mengenai berbagai persoalan bangsa.

img_title Cerita Prabowo Kirim Tim Belajar ke China hingga Mesir: Kita Pelajari yang Terbaik

Dalam kesempatan itu, Prabowo menerima sejumlah usulan dari rektor, dosen, peneliti, ilmuwan, dan perwakilan perguruan tinggi. 

Usulan tersebut antara lain pemberian beasiswa program doktor bagi dosen di perguruan tinggi negeri maupun swasta, peningkatan alokasi dana badan usaha milik negara (BUMN) untuk riset dan inovasi, serta penguatan kerja sama perguruan tinggi di Indonesia dengan institusi luar negeri.

"Saya segera tindak lanjuti. Karena saya berkeyakinan bahwa kesulitan itu harus dihadapi dan kita harus berani menghadapi kesulitan, berani mengakui kesulitan, dan bekerja keras mencari solusi terhadap kesulitan," ujar Presiden.

Prabowo juga berkelakar bahwa tidak hanya usulan para profesor yang akan diperhatikan, tetapi juga masukan masyarakat, termasuk dari anak desa yang disampaikan melalui media sosial.

Sarasehan Kebangsaan KSTI berlangsung pada 26–28 Juni 2026 dengan mengusung tema "Strategi Kemandirian Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia".

Kegiatan tersebut meliputi simposium dan diskusi panel mengenai pertanian, energi, ekonomi dan keuangan, ketahanan pangan, kelautan dan perikanan, hilirisasi, serta industri. Sarasehan diikuti sekitar 2.600 rektor, dosen, peneliti, ilmuwan, dan perwakilan perguruan tinggi bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). (Ant).

Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti

Istana Ungkap Kriteria Calon Gubernur BI Pilihan Prabowo, Beneran Destry Damayanti?

Meski demikian, Prasetyo menegaskan hingga saat ini Prabowo belum menentukan nama calon Gubernur BI yang akan diajukan kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

img_title
VoxPop.co.id
31 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut