Transisi Energi via Implementasi B50 Diyakini Bakal Tekan Defisit Neraca Perdagangan

Ilustrasi penerapan B50
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, VoxPop – Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Mohammad Faisal meyakini, transisi energi seperti B50 dapat menekan defisit neraca perdagangan Indonesia, yang bergantung pada impor minyak.

img_title Lindungi Industri Dalam Negeri, Pemerintah Diminta Wajibkan Importir Garam Serap Produksi Lokal

"Jadi kalau transisi energi seperti B50 itu berjalan dengan baik, berarti bauran atau blend energi BBM misalnya, B50 itu berarti meningkatkan kandungan biofuel seperti misalnya sawit atau Crude Palm Oil-nya (CPO)," kata Faisal, Senin, 13 Juli 2026.

BBM jenis Biosolar B50 sudah ada di SPBU Pertamina

Photo :
  • Dok Jasa Marga
img_title FIM: RI Harus Berani Bangun Politik Perdagangan yang Lindungi Industri Nasional

"Artinya, kandungan BBM-nya baik itu solar maupun bensin misalnya, itu akan turun," ujarnya.

Dengan demikian, menurutnya hal tersebut akan mampu mengurangi konsumsi dari BBM. Karena, sampai saat ini Indonesia masih banyak mengimpor BBM, sehingga transisi energi ke B50 itu secara otomatis juga akan menekan impor minyak.

img_title Tekan Impor, Mentan Amran Gandeng Akademisi Kembangkan Benih Kedelai Unggul

"Dan kalau impor minyaknya itu berhasil ditekan, berarti neraca perdagangan kita khususnya neraca perdagangan migas itu defisitnya akan bisa ditekan," kata Faisal.

Dari neraca perdagangan secara keseluruhan, apabila defisit migasnya bisa ditekan maka neraca perdagangan mestinya secara akan terdorong untuk surplus.

"Karana struktur neraca perdagangan Indonesia untuk migas selama ini selalu defisit, sedangkan non-migas kerap mengalami surplus," ujarnya.

Sebagai informasi, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, penerapan program biodiesel B50 dapat menghemat devisa Indonesia hingga Rp 177 triliun. Selain itu, program ini dinilai juga bisa mengurangi emisi karbon sebesar 44 juta ton karbon dioksida (CO2) ekuivalen.

Airlangga mengatakan, implementasi B50 membuat Indonesia tidak lagi bergantung pada impor solar. Selain itu, Indonesia juga menjadi negara pertama di dunia yang menerapkan program biodiesel B50.

Lebih lanjut, Airlangga menjelaskan bahwa program biodiesel B50 memang menjadi salah satu strategi pemerintah, untuk memperkuat ketahanan energi di tengah meningkatnya ketidakpastian global. Sebab, penguatan fondasi ekonomi nasional di tengah berbagai tantangan saat ini tengah diperlukan. (Ant).

BBM jenis Biosolar B50 sudah ada di SPBU Pertamina

Reformasi Tata Kelola Biodiesel Dinilai Perkuat Implementasi B50

Penerapan mandatori biodiesel B50 dinilai dapat memperkuat ketahanan energi nasional ke depannya. Namun, di balik kebijakan ini ada banyak biaya dan tagihan tersembunyi.

img_title
VoxPop.co.id
31 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut