4 Ruas Jalan Tol yang Disiapkan Jadi Landasan Darurat Jet Tempur
- Dokumentasi Adhi Karya.
Jakarta, VoxPop – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkapkan bahwa Jalan Tol Banda Aceh–Sigli disiapkan sebagai landasan darurat bagi pesawat tempur. Tol ini merupakan salah satu dari empat ruas jalan tol yang disiapkan sebagai landasan darurat pesawat tempur TNI AU.
Dody mengungkapkan, ruas-ruas tol lainnya yang juga disiapkan antara lain Jalan Tol Jakarta–Cikampek II Selatan (Japek II Selatan), Jalan Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung, serta Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi.
"Banda Aceh–Sigli juga sedang kita siapkan. Dalam kondisi normal ruas tersebut tetap digunakan sebagai jalan tol. Namun dalam kondisi darurat dapat dibuka dan dimanfaatkan untuk pendaratan maupun lepas landas pesawat tempur TNI AU," ujar Dody di Jakarta, Kamis, 23 Jui 2025.
Menurut Dody, seluruh ruas tol tersebut dirancang tetap berfungsi optimal dengan spesifikasi yang dapat mendukung operasi pertahanan dalam kondisi darurat.
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus memperkuat dukungan terhadap Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan pertahanan negara yang tangguh melalui penyediaan infrastruktur strategis.
Selain meningkatkan konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi, sejumlah ruas jalan tol yang dibangun Kementerian PU juga dipersiapkan agar dapat dimanfaatkan sebagai landasan darurat pesawat tempur TNI Angkatan Udara pada kondisi tertentu.
Dody mengatakan pembangunan infrastruktur tidak hanya ditujukan untuk melayani mobilitas masyarakat dan distribusi logistik, tetapi juga harus mampu memberikan nilai strategis bagi kepentingan nasional.
Karena itu, sejumlah ruas jalan tol dirancang memiliki fungsi ganda (dual use), yakni tetap beroperasi sebagai jalan tol dalam kondisi normal, dan difungsikan sebagai landasan darurat pesawat tempur untuk mendukung operasi pertahanan negara.
"Pemanfaatan ruas tol sebagai landasan darurat ini menunjukkan bahwa infrastruktur yang dibangun Kementerian PU memiliki fungsi ganda, tidak hanya untuk mobilitas masyarakat dan logistik, tetapi juga untuk mendukung kesiapsiagaan nasional," kata Dody.
