Perkuat Kemitraan, Indonesia dan Eropa Dorong Pengembangan Transportasi Berkelanjutan
- [Istimewa]
Diskusi ini memberikan wadah bagi para pemangku kepentingan Indonesia dan Eropa, untuk saling bertukar pandangan tentang masa depan sektor mobilitas dan perkeretaapian Indonesia. Pembahasan difokuskan pada integrasi transportasi multimoda, Transit-Oriented Development (TOD), peluang pembiayaan dan investasi, serta peran kerja sama internasional dalam mempercepat sistem transportasi yang berkelanjutan, rendah karbon, dan inklusif.
Dalam konteks ini, para peserta menyoroti peran Jerman sebagai mitra jangka panjang sektor mobilitas Indonesia, menekankan kesiapan mereka untuk membiayai infrastruktur berkualitas tinggi dan mendukung reformasi struktural yang terkait.
Acara ini juga memungkinkan perusahaan-perusahaan Eropa untuk memamerkan keahlian dan solusi inovatif mereka guna mendukung modernisasi transportasi di Indonesia.
Sebagai salah satu kegiatan unggulan dalam inisiatif Global Gateway, forum ini menegaskan komitmen Uni Eropa untuk memperkuat konektivitas yang berkelanjutan melalui investasi strategis, alih teknologi, dan kemitraan jangka panjang.
Salah satu contoh nyata dari kerja sama tersebut adalah kontribusi penting Jerman dalam pengembangan transportasi perkotaan di Indonesia melalui proyek Surabaya Regional Railway Line (SRRL). Proyek yang dilaksanakan oleh KfW Development Bank ini menyediakan pendanaan sebesar €236 juta untuk tahap pertama, guna memodernisasi dan mengelektrifikasi jalur komuter Surabaya–Sidoarjo. Sehingga hal itu dapat mendukung terwujudnya sistem transportasi yang tangguh terhadap perubahan iklim.
Dengan mempertemukan institusi pemerintah, mitra pembangunan, lembaga keuangan, asosiasi bisnis, dan sektor swasta, forum ini mendorong dialog mengenai peluang kolaborasi yang konkret untuk mendukung transformasi sektor mobilitas serta pembangunan ekonomi Indonesia.
