Layanan 'Take Over' Pembiayaan Dinilai Jadi Solusi Bagi Kebutuhan Dana Tunai Cepat

Ilustrasi pembiayaan.
Sumber :
  • Freepik

Jakarta, VoxPop – Meningkatnya kebutuhan likuiditas masyarakat membuat akses terhadap pembiayaan yang cepat dan mudah, menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas keuangan keluarga.

img_title Dua Segmen Bisnis Ini Jaga Kinerja Astra di Semester I-2026

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, total penyaluran pembiayaan kendaraan bermotor multifinance mencapai Rp 404,94 triliun per Juli 2025.

Chief Executive Officer (CEO) PT Anggrek Teknologi Indonesia, Chris Chen mengatakan, pinjaman dengan jaminan BPKB kendaraan maupun SHM properti, kerap menjadi pilihan utama bagi masyarakat yang membutuhkan dana tunai.

img_title Opsi Pembiayaan Geser ke Platform Digital, OJK: Utang Pinjol Masyarakat Capai Rp 105 Triliun Per Juni 2026

"Prosesnya yang relatif lebih sederhana dibandingkan pinjaman tanpa agunan, menjadi daya tarik tersendiri di tengah kebutuhan konsumtif dan produktif," kata Chris dalam keterangannya, Rabu, 5 Agustus 2026.

CEO PT Anggrek Teknologi Indonesia, Chris Chen

Photo :
  • [Istimewa]
img_title Gandeng IPB, Mandiri Taspen Perluas Literasi Keuangan hingga Pengembangan Ekosistem SDM

Namun, Dia mengatakan bahwa bagi sebagian masyarakat, proses pengajuan pinjaman masih dianggap rumit. Persiapan dokumen dan pemilihan lembaga pembiayaan masihkerap menjadi kendala. Belum lagi negosiasi suku bunga yang tidak kalah rumit.

"Dalam hal ini, perusahaan pembiayaan seperti FINGO berperan memberikan pendampingan bagi calon nasabah," ujarnya.

Chris menjelaskan, FINGO merupakan platform yang menghubungkan masyarakat dengan jaringan mitra perusahaan pembiayaan (multifinance). Dengan sistem yang terintegrasi, FINGO membantu nasabah mengajukan pinjaman dengan jaminan BPKB kendaraan (mobil dan motor) maupun SHM properti.

"Proses diawali dengan konsultasi dan verifikasi dokumen, kemudian dilanjutkan dengan pengajuan ke mitra multifinance yang sesuai dengan kebutuhan nasabah," kata Chris.

Dia menjelaskan, pendampingan menjadi nilai utama yang ditawarkan FINGO kepada nasabah. Dengan dokumen yang lengkap, proses verifikasi dapat berjalan lebih cepat. Dimana, rata-rata proses dari pengajuan hingga dana cair berkisar antara 3 hingga 7 hari. 

“Rasa ragu dan bingung masih sering muncul di kalangan masyarakat saat mengajukan pembiayaan. Karena itu, FINGO hadir untuk mendampingi mereka dari awal hingga akhir,” ujarnya.

Untuk mengajukan pinjaman melalui FINGO, nasabah perlu menyiapkan dokumen-dokumen sebagai berikut:

- KTP nasabah dan KTP pasangan

Kartu Keluarga

- BPKB dan STNK (untuk kendaraan bermotor) atau SHM (untuk properti)

NPWP

- Bukti kepemilikan rumah

- Bukti penghasilan

Sebagai informasi, salah satu keunggulan FINGO adalah sistem operasional yang terintegrasi, untuk menjangkau dan merespons kebutuhan nasabah secara lebih cepat. Calon nasabah dapat memulai proses pengajuan secara digital, dan selanjutnya tim FINGO akan menghubungi untuk proses lebih lanjut.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut