BGN Luruskan Isu 13.000 Dapur MBG Dibuka Sekaligus, Pekan Depan Baru 300 SPPG Mulai Beroperasi

Kepala BGN, Sudaryono
Sumber :
  • Dok. Humas BGN

Pada tahap pertama yang dijadwalkan berlangsung pekan depan, sekitar 300 SPPG akan mulai dioperasikan. Setelah itu, jumlah dapur yang aktif akan terus bertambah secara bertahap pada pekan-pekan berikutnya.

img_title BGN Naikkan Status Kasus Keracunan MBG Jadi Kejadian Fatal, Kepala SPPG Terancam Dicopot

Sementara itu, ribuan titik dapur lain yang belum masuk kategori prioritas akan tetap dipersiapkan dan disisir sesuai kebutuhan di masing-masing wilayah.

"Nah nanti ini kita bertahap kita bereskan, nanti insyaallah mungkin minggu depan kita ada sekitar 300-an kita aktivasi, minggu depannya lagi sehingga 13.000 ini kemudian yang memang belum perlu, yang ini kita sisir semua," ujar Sudaryono.

img_title DPR Usul Program Makan Bergizi Gratis Dirombak, Penerima Dipangkas Jadi 26 Juta Usai Putusan MK

Pendekatan bertahap tersebut dilakukan agar distribusi layanan MBG dapat difokuskan terlebih dahulu pada daerah yang membutuhkan intervensi gizi secara mendesak.

Zulhas Bagi Penanganan 13.000 SPPG Berdasarkan Prioritas

img_title DPR Ingin Putusan MK soal Anggaran MBG Berlaku Tahun 2027

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas juga menjelaskan arah penanganan terhadap sekitar 13.000 titik SPPG yang menjadi perhatian publik.

Menurutnya, pemerintah membagi penanganan dapur MBG ke dalam dua kategori utama berdasarkan tingkat prioritas wilayah. Daerah tertinggal dan wilayah dengan angka stunting tinggi menjadi sasaran utama percepatan penyelesaian.

Wilayah seperti Papua, Papua Pegunungan, dan Nusa Tenggara Timur masuk dalam kelompok prioritas karena berada di zona dengan tingkat stunting yang tinggi.

"Itu nasibnya bagaimana? Kita bagi dua, yang daerah tertinggal, yang tadi digambarkan oleh Mas Dar (Kepala BGN) dan Menkes itu stuntingnya tinggi, kalau di peta itu daerah merah, itu prioritas. Misalnya ya, Papua Pegunungan, NTT, Papua-Papua dan NTT. Nah ini kita akan selesaikan sebulan ini," kata Zulhas dalam konferensi pers di Jakarta Pusat pada Rabu, 29 Juli 2026.

Pemerintah menargetkan penyelesaian operasional dapur MBG di wilayah prioritas tersebut dapat dilakukan dalam waktu sekitar satu bulan agar manfaat program Makan Bergizi Gratis segera dirasakan masyarakat. 

Menko Zulhas (tengah)

Menko Zulhas Sebut Ponpes Bisa Bangun Dapur MBG, Ini Syaratnya

Pemerintah mengizinkan pondok pesantren (ponpes) dan sekolah berbasis keagamaan berasrama untuk membangun dan mengelola SPPG atau dapur MBG secara mandiri.

img_title
VoxPop.co.id
6 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut