Harga Emas Antam Anjlok Rp29.000, Emas Dunia Berbalik Menguat di Tengah Gejolak Minyak dan Suku Bunga

Emas Antam.
Sumber :
  • Antara.

Jakarta, VoxPop – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami penurunan pada perdagangan Jumat, 7 Agustus 2026. Koreksi tersebut terjadi setelah sehari sebelumnya harga emas sempat bergerak lebih tinggi.

img_title Harga Emas Antam 30 Juli 2026 Naik ke Rp2,616 Juta per Gram, Emas Dunia Ikut Melonjak!

Pada perdagangan hari ini, harga emas Antam turun sebesar Rp29.000 per gram, sehingga harga dasar emas kini berada di level Rp2.650.000 per gram.

Penurunan harga juga terjadi pada nilai buyback atau harga jual kembali emas Antam. Saat ini, masyarakat yang menjual kembali emasnya akan memperoleh harga Rp2.461.000 per gram, turun Rp29.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya.

img_title Mau Jual Emas 5 Gram Hari Ini? Segini Uang yang Bisa Langsung Anda Bawa Pulang

Koreksi harga ini terjadi di tengah pergerakan harga emas dunia yang sempat melemah sebelum kembali menunjukkan penguatan pada perdagangan Jumat pagi.

Daftar Harga Emas Antam Terbaru

img_title Harga Emas Antam Bertahan di Rp2,635 Juta per Gram, Emas Dunia Menguat Dipicu Memanasnya Konflik Timur Tengah

Berdasarkan daftar harga resmi per 7 Agustus 2026, berikut rincian harga dasar emas batangan Antam berdasarkan beratnya:

  • 0,5 gram: Rp1.375.000
  • 1 gram: Rp2.650.000
  • 2 gram: Rp5.240.000
  • 3 gram: Rp7.835.000
  • 5 gram: Rp13.025.000
  • 10 gram: Rp25.995.000
  • 25 gram: Rp64.862.000
  • 50 gram: Rp129.645.000
  • 100 gram: Rp259.212.000
  • 250 gram: Rp647.765.000
  • 500 gram: Rp1.295.320.000
  • 1.000 gram: Rp2.590.600.000

Harga tersebut merupakan harga dasar sebelum dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) sebesar 0,25 persen untuk transaksi pembelian sesuai ketentuan yang berlaku.

Aturan Pajak Buyback Perlu Diperhatikan

Bagi masyarakat yang berencana menjual kembali emas Antam, terdapat ketentuan perpajakan yang harus diperhatikan.

Sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2024, transaksi buyback dengan nilai di atas Rp10 juta dikenakan PPh Pasal 22 sebesar 1,5 persen.

Pajak tersebut dipotong langsung dari nilai transaksi saat proses buyback dilakukan. Selain itu, pelanggan juga diwajibkan memastikan data identitas, khususnya Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang kini berfungsi sebagai Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) bagi Wajib Pajak Orang Pribadi.

Harga Emas Dunia Sempat Turun, Kini Berbalik Menguat

Sementara itu, harga emas dunia mengalami pergerakan yang berbeda. Berdasarkan data Refinitiv, harga emas pada perdagangan Kamis, 6 Agustus 2026, ditutup di level US$4.239,23 per troy ons, melemah sekitar 0,15 persen.

Pelemahan tersebut mengakhiri reli emas yang sebelumnya mencatat kenaikan selama tiga hari berturut-turut dengan total penguatan sekitar 5,1 persen.

Meski demikian, harga emas kembali bergerak naik pada perdagangan Jumat pagi. Hingga pukul 06.42 WIB, harga emas dunia menguat 0,18 persen menjadi US$4.246,89 per troy ons.

Penguatan ini terjadi setelah pasar mulai mencerna berbagai sentimen global, terutama terkait pergerakan harga energi dan arah kebijakan suku bunga Amerika Serikat.

Gejolak Minyak Dorong Kekhawatiran Inflasi

Pergerakan harga emas dunia dipengaruhi lonjakan harga minyak yang terjadi setelah muncul laporan bahwa Iran tengah mengkaji pembatasan bagi kapal-kapal yang dianggap bermusuhan untuk melintas di Selat Hormuz.

Laporan tersebut memicu kenaikan harga minyak lebih dari US$3 per barel, sekaligus meningkatkan kekhawatiran terhadap potensi kenaikan inflasi global.

Analis pasar American Gold Exchange, Jim Wyckoff, menilai kenaikan harga energi dapat meningkatkan tekanan inflasi karena biaya produksi yang lebih tinggi berpotensi diteruskan kepada konsumen.

Menurutnya, kondisi tersebut dapat membuat bank sentral mempertahankan suku bunga tinggi dalam waktu yang lebih lama guna mengendalikan inflasi.

Kebijakan The Fed Masih Jadi Sorotan Pasar

Selain harga minyak, perhatian investor juga tertuju pada arah kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat atau Federal Reserve (The Fed).

Pasar kini menunggu data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang diperkirakan menjadi salah satu indikator penting dalam menentukan langkah The Fed pada pertemuan berikutnya.

Berdasarkan CME FedWatch Tool, pelaku pasar memperkirakan peluang kenaikan suku bunga pada pertemuan September mencapai sekitar 57 persen, sedangkan kemungkinan kenaikan pada Desember meningkat menjadi 84 persen.

Prospek suku bunga yang lebih tinggi umumnya menjadi sentimen negatif bagi emas karena logam mulia tidak memberikan imbal hasil seperti instrumen investasi berbunga. Akibatnya, biaya peluang (opportunity cost) memegang emas menjadi lebih besar ketika suku bunga meningkat.

Di sisi lain, Senior Market Strategist StoneX Bob Haberkorn mengatakan arus dana investor mulai kembali mengalir ke pasar emas setelah sejumlah level teknikal penting berhasil ditembus pada perdagangan sebelumnya.

Meski sempat menguat tajam dalam beberapa hari terakhir, harga emas dunia masih berada sekitar 24 persen di bawah rekor tertinggi sepanjang masa di level US$5.594,82 per troy ons yang tercatat pada akhir Januari. Kondisi tersebut menunjukkan pergerakan harga emas global masih dipengaruhi berbagai sentimen ekonomi dan geopolitik yang berkembang di pasar internasional.

Emas Antam.

Harga Emas Antam Hari Ini 1 Agustus 2026 Ambles Rp20.000, Buyback Ikut Turun Jadi Rp2,368 Juta

Harga emas Antam hari ini, Sabtu 1 Agustus 2026, turun Rp20.000 menjadi Rp2.603.000 per gram. Simak daftar harga emas terbaru dari 0,5 gram hingga 1 kg.

img_title
VoxPop.co.id
1 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut