Survei BI: Harga Properti Residensial Masih Naik pada Kuartal II 2026, Penjualan Rumah Mulai Pulih

ilustrasi perumahan (dok: BP Tapera)
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Anisa Aulia

Kondisi tersebut mencerminkan adanya perbedaan permintaan di masing-masing segmen pasar properti residensial.

img_title Bank Indonesia Dorong UMKM Berdaya Saing Global, Sambal Mantu Perluas Pasar hingga Mancanegara

Modal Sendiri Masih Jadi Andalan Pengembang

Dari sisi pembiayaan proyek, Bank Indonesia mencatat pengembang masih mengandalkan dana internal sebagai sumber utama pendanaan pembangunan properti residensial.

img_title Tenor KPR 40 Tahun Bagi MBR Harus Diberikan di Usia Produktif, Indef Ungkap Risikonya

Berdasarkan hasil survei, porsi pembiayaan yang berasal dari modal sendiri mencapai 73,28 persen dari total kebutuhan pembiayaan proyek.

Besarnya penggunaan dana internal menunjukkan pengembang masih memilih mengoptimalkan sumber pendanaan internal dalam menjalankan proyek-proyek perumahan.

img_title Akad Massal KPR 62.000 Rumah Subsidi, BTN Jadi Penyalur Terbesar

KPR Tetap Mendominasi Pembelian Rumah

Di sisi konsumen, pembelian rumah masih didominasi melalui fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

Bank Indonesia mencatat porsi pembelian rumah menggunakan KPR mencapai 70,05 persen dari total transaksi di pasar primer pada kuartal II 2026.

Angka tersebut menunjukkan pembiayaan melalui perbankan masih menjadi pilihan utama masyarakat dalam membeli rumah.

BI Nilai Pasar Properti Mulai Bergerak Positif

Secara keseluruhan, Bank Indonesia menilai hasil Survei Harga Properti Residensial menunjukkan pasar perumahan mulai bergerak ke arah yang lebih baik.

Harga rumah di pasar primer masih mengalami kenaikan secara moderat, sementara aktivitas penjualan mulai pulih setelah mengalami kontraksi cukup dalam pada awal 2026.

Di sisi lain, pola pembiayaan juga belum mengalami perubahan signifikan. Pengembang masih mengandalkan modal internal untuk membiayai pembangunan proyek, sedangkan konsumen tetap menjadikan KPR sebagai instrumen utama dalam melakukan pembelian rumah.

Hasil survei tersebut menggambarkan bahwa sektor properti residensial pada kuartal II 2026 masih berada dalam fase pemulihan dengan kenaikan harga yang terbatas dan aktivitas penjualan yang mulai menunjukkan perbaikan dibandingkan kuartal sebelumnya.

Gedung Bank Indonesia.

Cadangan Devisa Juli 2026 Capai US$145,3 Miliar, BI: Setara Pembiayaan 5,5 Bulan Impor

Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Juli 2026, berada pada kondisi yang tetap terjaga yakni mencapai sebesar US$145,3 miliar.

img_title
VoxPop.co.id
7 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut