Arvindo Tegaskan Dukungan Berantas Narkotika, Minta Masyarakat Waspadai Penyalahgunaan Vape Ilegal
- istimewa
Suita. VoxPop – Isu penyalahgunaan perangkat rokok elektrik atau vape sebagai media konsumsi narkotika tengah menjadi perhatian serius. Menanggapi hal tersebut, Asosiasi Ritel Vape Indonesia (ARVINDO) secara tegas menyatakan dukungannya terhadap pemerintah dan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam memberantas peredaran zat terlarang tersebut.
ARVINDO menekankan bahwa penegakan hukum sangat penting untuk melindungi masyarakat, terutama generasi muda, dari modus baru peredaran narkoba. Namun, pihak asosiasi juga meminta adanya pembedaan yang jelas antara produk vape legal dengan praktik penyalahgunaan oleh oknum yang menggunakan produk ilegal atau oplosan.
Bedakan Produk Berpita Cukai dan Oplosan Menurut ARVINDO, produk vape legal yang beredar di pasar saat ini telah melalui pengawasan ketat, memiliki pita cukai, dan dijual melalui jaringan usaha yang teridentifikasi. Penyalahgunaan biasanya terjadi pada produk-produk ilegal yang tidak terawasi.
"Dengan menyamakan seluruh produk vape dengan kasus penyalahgunaan narkotika berisiko menimbulkan generalisasi yang tidak tepat. Hal ini dapat berdampak buruk pada pelaku usaha yang selama ini telah patuh terhadap regulasi," ujar Febri Trianto, Humas ARVINDO, dalam keterangan resminya.
Risiko Kebijakan yang Tidak Tepat Sasaran ARVINDO mengingatkan bahwa pendekatan kebijakan yang salah sasaran justru berpotensi mendorong pergeseran pasar ke arah produk ilegal. Produk ilegal inilah yang justru lebih sulit diawasi dan berisiko tinggi disalahgunakan untuk campuran zat berbahaya.
Sebagai bentuk komitmen terhadap gaya hidup yang bertanggung jawab, ARVINDO siap bersinergi dengan aparat penegak hukum untuk:
- Meningkatkan edukasi kepada pelaku usaha dan konsumen mengenai bahaya penyalahgunaan produk.
- Mendorong standar distribusi yang lebih ketat di toko-toko ritel.
- Mendukung penuh pengawasan dan penindakan terhadap produk ilegal di pasar.
Lindungi Konsumen dan Pelaku UMKM
Industri vape di Indonesia banyak digerakkan oleh sektor UMKM. Oleh karena itu, ARVINDO berharap kebijakan yang diambil pemerintah tetap mempertimbangkan keseimbangan antara aspek kesehatan, penegakan hukum, dan keberlangsungan usaha.
"ARVINDO percaya bahwa perlindungan terhadap masyarakat dapat berjalan seiring dengan keberlangsungan usaha yang legal dan bertanggung jawab," tegas Febri.
