Rekam Jejak Raul Gonzalez, 'Mesin Gol' Real Madrid yang Kepincut Latih Timnas Indonesia

Raul Gonzalez saat berkostum Real Madrid.
Sumber :
  • flickr

VoxPop – Nama Raul Gonzalez baru-baru ini menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta sepak bola Indonesia. Legenda Real Madrid tersebut menarik perhatian setelah mengungkapkan ketertarikannya untuk menangani Timnas Indonesia suatu saat nanti. 

img_title Diabaikan John Herdman dari Timnas Indonesia, Striker Keturunan Depok Langsung Brace dan Jadi Kapten di Liga Belanda

Namun di balik pernyataan itu, Raul merupakan salah satu pesepak bola terbaik yang pernah dimiliki Spanyol dan Real Madrid, dengan karier gemilang yang membentang lebih dari dua dekade di level tertinggi.

Bagi penggemar sepak bola era 1990-an hingga 2000-an, Raul bukan sekadar striker biasa. Sosok yang identik dengan nomor punggung 7 itu pernah menjadi wajah Real Madrid sebelum era Cristiano Ronaldo. 

img_title Media Kanada Heran John Herdman Dihujat Suporter Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026: Benci Melihat Ini

Ketajamannya di depan gawang, kepemimpinannya di lapangan, hingga loyalitasnya kepada klub membuat namanya dikenang sebagai salah satu legenda terbesar Los Blancos. Berikut rekam jejaknya di dunia sepak bola, sebagaimana dirangkum pada Rabu, 17 Juni 2026.

Lahir dari Akademi dan Menjadi Ikon Real Madrid

img_title Tanggapan John Herdman soal Keputusan Kontroversial Wasit Indonesia Vs Singapura

Raúl González Blanco lahir di Madrid, Spanyol, pada 27 Juni 1977. Karier sepak bolanya dimulai dari tim junior lokal sebelum sempat bergabung dengan akademi Atletico Madrid. Setelah akademi Atletico dibubarkan, Raul melanjutkan perkembangannya di akademi Real Madrid.

Bakatnya berkembang pesat. Pada usia yang masih sangat muda, ia berhasil menembus tim utama Real Madrid dan menjalani debut profesional pada musim 1994/1995. Dari situlah perjalanan panjangnya sebagai ikon Santiago Bernabeu dimulai.

Selama 16 tahun membela Real Madrid, Raul tampil dalam 741 pertandingan dan mencetak 323 gol di semua kompetisi. Catatan tersebut menjadikannya salah satu pemain paling produktif dalam sejarah klub.

Tak hanya tajam di depan gawang, Raul juga menjadi bagian penting dari masa kejayaan Real Madrid. Bersama Los Blancos, ia berhasil mempersembahkan enam gelar La Liga, tiga trofi Liga Champions, empat Supercopa de Espana, satu Piala Super UEFA, serta dua Piala Interkontinental.

Pada 2003, Raul dipercaya mengenakan ban kapten setelah kepergian Fernando Hierro. Ia mempertahankan status tersebut hingga meninggalkan Real Madrid pada 2010.

Mesin Gol yang Disegani di Eropa

Selain menjadi legenda Real Madrid, Raul juga dikenal sebagai salah satu penyerang paling konsisten di generasinya. Ia tercatat sebagai pencetak gol terbanyak keenam sepanjang sejarah La Liga dengan koleksi 228 gol.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut