Pelatih Spanyol Ngamuk Lamine Yamal Dibandingkan dengan Lionel Messi, Ini Alasannya

Penyerang Timnas Spanyol Lamine Yamal
Sumber :
  • REUTERS/Siphiwe Sibeko

VoxPop – Pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente, menolak perbandingan antara Lamine Yamal dengan Lionel Messi. Menurutnya, tidak ada gunanya untuk membandingkan keduanya.

img_title Pesan Prabowo di Kongres PSSI 2026: Negara Tak Boleh Mematikan Mimpi Anak Indonesia Bela Timnas

La Furia Roja sedang berupaya mencari kemenangan pertamanya di Piala Dunia 2026. Mereka akan menghadapi Arab Saudi di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta pada Minggu (21/6/2026) malam ini WIB.

Spanyol berada dalam tekanan setelah tertahan tanpa gol secara mengejutkan menghadapi tim debutan Piala Dunia, Tanjung Verde. Dalam laga itu, Lamine Yamal hanya berangkat dari bangku cadangan karena kondisinya belum sepenuhnya bugar.

img_title Gelombang Migran Ilegal Serbu Ceuta, Menlu Jerman Desak Komisi Eropa Lindungi Perbatasan

Kondisi Yamal dipertanyakan oleh pers menjelang laga. Pelatih Luis de La Fuente mengindikasikan bahwa sang wonderkid Barcelona bisa menjadi starter, namun takkan bermain penuh.

Pelatih Spanyol Luis de la Fuente

Photo :
  • Florencia Tan Jun/AFP
img_title Jumlah Imigran Tewas saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

“Kami akan mengevaluasi itu. Kabar terbaiknya adalah dia di sini,” kata De la Fuente dalam konferensi pers, dilansir dari Fotmob.

“Lamine dalam kondisi bagus saat ini. Entah bermain 55, 58, atau 63 menit, itu akan bergantung kepada permainannya,” tambahnya.

Yang jelas, Spanyol akan mengutamakan kontribusinya ketimbang menit bermain. “Kami berpikir tentang kontribusi kepada tim, dan apa yang menguntungkannya,” tandasnya.

Yamal kini baru berusia 18 tahun. Dia baru akan merayakan ulang tahunnya yang ke-19 pada bulan Juli mendatang.

Sang wonderkid telah diharapkan menjadi pembawa perubahan untuk Spanyol hingga sering dibandingkan dengan Lionel Messi. Namun, De la Fuente jengah dengan penggambaran ini.

Menurutnya, itu akan menjadi sebuah kesalahan besar. Karena, setiap pemain memiliki kualitasnya masing-masing seperti para seniman.

“Itu akan menjadi sebuah kesalahan untuk membandingkan [Yamal] dengan siapa saja. Dia masih 18 tahun, dalam proses perkembangan, sedang mematangkan diri. Kita harus membiarkannya berkembang dalam jalur sendiri,” katanya.

“Mereka adalah para pemain, yang memiliki sesuatu yang berbeda, dan siap untuk itu. Mereka adalah para jenius seperti Salvador Dali, atau Michaelangelo. Yang tampak luar biasa bagi kita, tidak terlihat demikian bagi mereka,” tandasnya.

Pemain Timnas Argentina, Lionel Messi

Photo :
  • Reuters/Jay Biggerstaff

Messi sendiri telah mengawali Piala Dunia 2026 dengan gebrakan. Pada usianya yang hampir mencapai 39 hari, dia mencetak hattrick untuk membantu Argentina menang telak 3-0 atas Aljazair.

Presiden RI Prabowo Subianto usai menonton pertandingan Timnas Indonesia vs Bahrain di Stadion GBK, Jakarta Pusat (sumber: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Prabowo Ajak Klub hingga Media Bersatu Wujudkan Mimpi Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030

Prabowo mengajak klub, suporter, media, hingga seluruh elemen sepak bola Indonesia bersatu mewujudkan mimpi Timnas Indonesia tampil di Piala Dunia 2030.

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut