69.500 Imigran Kembali ke Maroko, Korban Jiwa Capai 67 Orang

Peta Ceuta dan Melilla, kota di Spanyol yang berada di Afrika
Sumber :
  • U-Report

VoxPop – Sebanyak 69.500 imigran telah kembali ke Maroko dari Ceuta, wilayah otonom Spanyol di Afrika Utara, selama 30 jam terakhir usai gelombang penyeberangan massal pekan lalu.

img_title Imigran Ngaku Dibantu Polisi Maroko Menyeberang ke Ceuta

Sumber kepolisian mengonfirmasi kepada kantor berita Spanyol, EFE, bahwa angka tersebut mencakup imigran yang telah memasuki kota otonom itu sebelum penyeberangan massal pada Kamis, 30 Juli 2026, serta mereka yang diperkirakan telah menyeberang ke Ceuta dan kembali ke Maroko lebih dari satu kali.

Otoritas Spanyol pada Sabtu, 1 Agustus 2026 mulai memasang barikade pengaman di pemecah gelombang perbatasan Tarajal guna mencegah penyeberangan susulan.

img_title Spanyol: Hampir Semua Imigran yang Masuki Ceuta Pulang ke Maroko

Kementerian Dalam Negeri Spanyol menyatakan sistem pengaman tersebut mencakup barikade bertenaga udara sepanjang 500 meter dengan ketinggian antara 30 hingga 70 sentimeter di atas permukaan air, serta bagian terendam hingga kedalaman satu meter.

Barikade tersebut dikombinasikan dengan pelampung berjangkar yang disediakan oleh Angkatan Laut Spanyol, sementara celah di bagian tengah tetap dibuka untuk memberi akses bagi kapal-kapal Garda Sipil dalam menjaga area perbatasan.

img_title Spanyol dan Maroko Sepakat Deportasi Imigran Ilegal yang Menyebrang ke Ceuta

Gelombang kepulangan ratusan ribu imigran ke Maroko dipicu oleh pengumuman rencana repatriasi bersama antara pemerintah Spanyol dan Maroko.

Selain itu, keterbatasan akses terhadap kebutuhan dasar seperti toko, area komersial, dan tempat makan di Ceuta turut mendorong para imigran untuk kembali.

Kementerian Dalam Negeri Spanyol mencatat jumlah korban tewas di antara para imigran yang berusaha mencapai wilayah Spanyol dari Maroko telah meningkat menjadi 67 jiwa.

Sebelumnya pada Jumat, 31 Juli 2026 otoritas Spanyol memperkirakan lebih dari 49.000 orang telah menyeberang ke Ceuta dengan berenang atau berjalan kaki dari Kota Fnideq di Maroko.

Situasi tersebut memaksa Madrid mengerahkan pasukan keamanan tambahan, termasuk personel angkatan bersenjata, ke wilayah tersebut. (ant)

Aparat keamanan mengambil langkah-langkah pengamanan dan memantau wilayah di kota Ceuta, Spanyol

Buat Halau Imigran dari Maroko, Pemerintah Spanyol Pasang Penghalang di Lepas Pantai Ceuta

Pemerintah Spanyol mulai memasang penghalang baru berupa pagar di perairan lepas pantai Tarajal, Ceuta, di tengah lonjakan kedatangan migran dari Maroko.

img_title
VoxPop.co.id
1 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut