Spanyol Tak Lagi Percaya Diri? De la Fuente Sebut Belgia jadi Ujian Terberat

Pelatih Timnas Spanyol Luis de la Fuente
Sumber :
  • REUTERS/Siphiwe Sibeko

VoxPop – Spanyol bersiap menghadapi ujian sesungguhnya di Piala Dunia 2026. Setelah tampil meyakinkan sepanjang turnamen, La Furia Roja kini harus berhadapan dengan Belgia pada laga perempat final.

img_title PPATK Temukan 6 Juta Transaksi Judi Online Terkait Piala Dunia 2026

Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, tak menutupi bahwa Belgia merupakan lawan paling berat yang akan dihadapi timnya sejauh ini. Meski Spanyol datang dengan catatan impresif tanpa kebobolan dalam lima pertandingan terakhir, ia menilai kualitas De Rode Duivels tak bisa dipandang sebelah mata.

"Pertandingan nanti (melawan Belgia) akan menjadi yang tersulit yang pernah kami hadapi hingga saat ini," kata de la Fuente dalam konferensi pers, dikutip dari Reuters.

img_title Gianni Infantino Didesak Mundur sebagai Presiden FIFA, PSSI dan Erick Thohir Resmi Nyatakan Dukungan

Belgia datang dengan modal kepercayaan diri tinggi usai menghancurkan tuan rumah Amerika Serikat 4-1 di babak 16 besar. Selain itu, tim besutan Rudi Garcia juga menjadi salah satu tim paling produktif sepanjang turnamen dengan koleksi 13 gol.

Romelu Lukaku di Timnas Belgia

Photo :
  • REUTERS/Lee Smith
img_title Prabowo Ajak Klub hingga Media Bersatu Wujudkan Mimpi Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030

Menurut de la Fuente, kekuatan Belgia bukan hanya soal kualitas individu, tetapi juga mental para pemain yang terbiasa tampil di level tertinggi bersama klub-klub elite Eropa.

"Belgia adalah tim yang sangat kuat. Para pemain ini terbiasa menang. Ini akan menjadi pertandingan yang menantang," ujarnya.

Meski peluang bertemu Prancis di semifinal sudah terbuka, pelatih berusia 65 tahun itu menegaskan fokus Spanyol sepenuhnya tertuju pada Belgia.

"Percayalah, kami hanya memikirkan Belgia," tegasnya.

Salah satu sorotan jelang laga ini adalah performa Lamine Yamal. Wonderkid berusia 18 tahun tersebut baru mencetak satu gol sepanjang Piala Dunia 2026, jauh dari ekspektasi yang mengiringinya sebelum turnamen dimulai.

Namun, de la Fuente memastikan kepercayaannya kepada Yamal tidak berubah. Sang penyerang tetap akan menjadi pilihan utama di lini depan saat menghadapi Belgia.

Pelatih Spanyol itu juga kembali menegaskan bahwa keberhasilan timnya tidak bergantung pada satu pemain. Baginya, kekuatan utama La Furia Roja terletak pada kerja sama seluruh anggota tim.

Belgia Tak Gentar Hadapi Favorit Juara

Di kubu lawan, pelatih Belgia Rudi Garcia sama sekali tidak terganggu dengan status timnya sebagai nonunggulan.

Ia mengakui Spanyol merupakan salah satu kandidat terkuat untuk menjadi juara dunia. Namun, Garcia percaya Belgia memiliki kualitas untuk membuat kejutan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut