Pukulan Telak untuk Argentina! FIFA Jatuhkan Denda Usai Kekalahan di Final Piala Dunia 2026 Gegara Ulah Paredes

Leandro Paredes ngamuk
Sumber :
  • IMAGN IMAGES via Reuters/James Lang

Dengan demikian, kekalahan dari Spanyol bukan hanya membuat Argentina kehilangan trofi Piala Dunia, tetapi juga membuka babak baru berupa konsekuensi finansial yang cukup besar dari FIFA.

img_title PPATK Catat 6 Juta Transaksi Judol saat Piala Dunia, DPR Minta Polri Masif Berantas!

Jalannya Pertandingan Spanyol Vs Argentina

Keberhasilan Spanyol menjadi juara dinilai sangat layak melihat jalannya pertandingan. Sepanjang lebih dari 120 menit laga, La Roja tampil dominan dan membuat Argentina nyaris tak berkutik.

img_title Mantan Rekan Setim Cristiano Ronaldo Ikut Desak Gianni Infantino Mundur, Luis Figo: Dia Sudah Bohong!

Yang paling mencolok, Lionel Messi dan kawan-kawan bahkan gagal melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran sepanjang pertandingan, termasuk hingga babak tambahan.

Sejak menit-menit awal, Spanyol langsung menguasai permainan melalui kombinasi umpan pendek khas mereka.

img_title Panitia Piala Presiden 2026 Jawab Kritik Igor Tolic: Aturan 72 Jam Tak Berlaku untuk Turnamen Ini

Lamine Yamal sudah memberikan ancaman pada lima menit pertama setelah menerima umpan terobosan Dani Olmo. Meski peluang itu masih mampu diamankan Emiliano "Dibu" Martinez, tekanan Spanyol terus berlanjut.

Marc Cucurella aktif membantu serangan dari sisi kiri, sementara Dani Olmo, Fabian Ruiz, Alex Baena hingga Mikel Oyarzabal berkali-kali memaksa lini belakang Argentina bekerja keras.

Pada babak pertama, statistik memperlihatkan dominasi mutlak Spanyol. Mereka mencatat tiga tembakan dengan dua mengarah ke gawang, sedangkan Argentina sama sekali belum mampu menciptakan percobaan.

Dibu Martinez Berkali-kali Selamatkan Argentina. Meski terus ditekan, Argentina masih mampu bertahan berkat penampilan luar biasa Emiliano Martinez.

Kiper Aston Villa tersebut berkali-kali menggagalkan peluang emas Spanyol.

Dani Olmo, Ferran Torres, Nico Williams hingga Lamine Yamal silih berganti menguji refleks Dibu Martinez, namun semuanya berhasil dimentahkan.

Memasuki babak tambahan, tekanan Spanyol sama sekali tidak mengendur.

Pelatih Luis de la Fuente terus memberikan instruksi agar para pemain lebih sabar membangun serangan dan tidak terburu-buru menembak ketika memasuki kotak penalti.

Strategi itu akhirnya membuahkan hasil.

Gol Brilian Ferran Torres Antar Spanyol Juara

Gol kemenangan hadir pada menit ke-106 melalui skema yang menunjukkan kualitas permainan kolektif Spanyol.

Berawal dari umpan lambung ke sisi kanan, Nico Williams tidak langsung menyundul ke arah gawang. Ia justru mengarahkan bola ke belakang, memanfaatkan pergerakan Ferran Torres yang muncul tanpa kawalan di depan kotak enam yard.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut