Reaksi Suporter Garuda Usai Timnas Indonesia Bakal Hadapi Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Halo Dik Malay

Ole Romeny, Indonesia vs China di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Sumber :
  • VoxPop.co.id/M Ali Wafa

VoxPop – FIFA secara resmi mengumumkan hasil pembagian grup FIFA ASEAN Cup 2026, turnamen anyar yang menandai era baru sepak bola Asia Tenggara di bawah naungan langsung FIFA.

img_title Kronologi Pilot Malaysia Kepergok Bawa 25 Kg Ekstasi ke Jakarta, Upahnya Bikin Geleng Kepala

Ajang ini menjadi edisi perdana yang sepenuhnya dikelola FIFA. Berbeda dengan Piala AFF yang selama ini berada di bawah penyelenggaraan ASEAN Football Federation (AFF), FIFA ASEAN Cup akan masuk ke dalam kalender resmi FIFA Matchday. Dengan demikian, seluruh negara peserta memiliki kesempatan menurunkan skuad terbaiknya, termasuk pemain yang berkarier di kompetisi Eropa maupun liga-liga luar negeri.

Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung pada 24 September hingga 3 Oktober 2026. Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah Divisi 1, sedangkan Hong Kong akan menggelar pertandingan Divisi 2.

img_title Resmi! Ini Daftar Lengkap Skuad Indonesia All Stars untuk Hadapi Aston Villa, Pemain Timnas Indonesia Ikut Hadir

Ole Romeny dan Jay Idzes

Photo :
  • Instagram/jayidzes

Divisi 1 diikuti delapan negara, termasuk India dan Pakistan yang berstatus sebagai tim tamu. Sementara itu, Divisi 2 diikuti enam tim dengan Hong Kong bertindak sebagai tuan rumah sekaligus tim tamu.

img_title Pelatih Vietnam Cueki Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026, Kim Sang-sik: Kami Harus Fokus kepada Singapura

Hasil undian mempertemukan Indonesia dengan rival abadinya, Malaysia, di Grup A. Derby Nusantara itu akan semakin menarik karena kedua tim juga ditemani India dan Singapura dalam persaingan memperebutkan tiket ke fase berikutnya.

Di sisi lain, Grup B disebut sebagai grup neraka karena mempertemukan dua kekuatan utama Asia Tenggara, yakni Vietnam dan Thailand. Keduanya akan bersaing dengan Pakistan dan Filipina.

Untuk Divisi 2, Grup A dihuni oleh Hong Kong, Myanmar, dan Brunei Darussalam. Sementara itu, Grup B diisi Kamboja, Laos, serta Timor Leste yang akan memperebutkan peluang promosi ke Divisi 1 pada edisi berikutnya.

Penerapan format dua divisi dinilai akan membuat persaingan menjadi lebih kompetitif karena mempertemukan tim-tim dengan kualitas yang relatif seimbang. Selain itu, adanya sistem promosi dan degradasi diyakini mampu meningkatkan motivasi setiap peserta untuk mempertahankan status mereka di kasta tertinggi.

Tak hanya memburu gelar juara perdana FIFA ASEAN Cup, seluruh kontestan juga akan mengincar tambahan poin dalam ranking FIFA. Pasalnya, seluruh pertandingan digelar pada periode FIFA Matchday sehingga setiap hasil akan memberikan dampak langsung terhadap peringkat dunia masing-masing negara.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut