Erick Thohir Dukung Rencana Kontroversial FIFA, Indonesia Berpotensi Raup Rp650 Miliar
- tvonenews.com - Ilham Giovani
Meski demikian, pembentukan FFE bukan tanpa penolakan. Sejumlah asosiasi sepak bola nasional, termasuk federasi-federasi di kawasan Eropa, mempertanyakan transparansi penyusunan proposal serta dampaknya terhadap masa depan kompetisi internasional.
UEFA menjadi salah satu pihak yang secara terbuka menunjukkan keberatan terhadap rencana tersebut. Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) juga dikabarkan menyampaikan kekhawatiran mendalam mengenai konsekuensi jangka panjang jika hak komersial FIFA dijual kepada investor swasta.
Gelandang Spanyol, Rodri mencium Piala Bola Emas di Piala Dunia 2026
- ANDERSEN / AFP
Sorotan lain muncul terkait calon investor yang dikabarkan akan terlibat dalam proyek tersebut. Sejumlah laporan menyebut dana investasi yang dikelola oleh saudara laki-laki menantu Presiden Amerika Serikat Donald Trump menjadi salah satu pihak yang dipertimbangkan sebagai investor utama dalam suntikan modal senilai US$4,2 miliar.
Rencana itu memunculkan pertanyaan mengenai tata kelola, independensi FIFA, hingga potensi pengaruh pihak luar terhadap penyelenggaraan turnamen terbesar di dunia. Sejumlah federasi juga khawatir tekanan untuk meningkatkan nilai investasi akan mendorong FIFA menggelar lebih banyak turnamen dengan skala yang semakin besar.
Kekhawatiran tersebut dinilai dapat berdampak pada padatnya kalender pertandingan internasional. Kondisi itu berpotensi memengaruhi kesehatan pemain, kompetisi domestik, hingga keseimbangan ekosistem sepak bola secara keseluruhan.
Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) pun ikut memberikan respons resmi terhadap proposal tersebut. Organisasi yang menaungi PSSI itu tidak secara langsung menolak, tetapi meminta FIFA memberikan waktu lebih panjang kepada seluruh anggota sebelum mengambil keputusan final.
"AFC sangat yakin bahwa waktu yang cukup harus diberikan untuk penilaian komprehensif, termasuk uji tuntas hukum dan tata kelola yang tepat, konsultasi yang bermakna, dan pertimbangan cermat tentang implikasi jangka panjang dari inisiatif tersebut," katanya.
Berdasarkan rencana yang beredar, keputusan mengenai pembentukan FIFA Forward Enterprise akan dibahas dalam waktu dekat. Jika disetujui oleh 211 asosiasi anggota FIFA, masing-masing federasi disebut berpotensi menerima distribusi dana sekitar US$40 juta sebagai bagian dari implementasi proyek tersebut. (fan)
