Rizky Ridho Akui Banyak Bikin Kesalahan Berujung Timnas Indonesia Dibantai Vietnam di Piala AFF 2026
- VDN/Julio Tri Saputra
Selain mengakui kesalahan pribadi, Rizky Ridho menegaskan dirinya tidak akan lari dari tanggung jawab sebagai kapten tim. Ia mengatakan peran sebagai pemimpin tidak hanya dijalankan ketika tim meraih kemenangan, tetapi juga saat mengalami kekalahan.
Ridho memastikan akan berdiskusi dengan seluruh pemain, termasuk lini pertahanan, untuk memperbaiki koordinasi jelang menghadapi Singapura.
"Ketika kita kalah semuanya terlihat, celah-celahnya juga terlihat. Yang terpenting bagi saya adalah evaluasi lagi. Saya akan bicara bukan hanya dengan Jordi dan Nadeo, tetapi dengan semua tim. Saya diberi tanggung jawab menjadi kapten bukan hanya ketika menang, tetapi ketika kalah juga saya tetap kapten, jadi saya harus bertanggung jawab," tegasnya.
Siap Bangkit dan Menang di Singapura
Meski kecewa dengan hasil melawan Vietnam, Rizky Ridho memastikan suasana di ruang ganti Timnas Indonesia tetap kondusif. Ia mengungkapkan seluruh pemain telah berkomitmen untuk segera bangkit dan fokus menghadapi laga hidup mati melawan Singapura.
Menurutnya, tidak ada pilihan lain selain meraih kemenangan demi menjaga peluang lolos ke semifinal Piala AFF 2026.
"Di ruang ganti kami sudah berkomitmen bersama-sama. Kami melangkah ke Singapura harus menang, enggak ada cara lain. Saya kira teman-teman juga sangat siap untuk meraih kemenangan di sana," ungkap Ridho.
Kapten Timnas Indonesia itu juga menegaskan para pemain tidak ingin larut dalam kekecewaan. Setelah melakukan evaluasi, seluruh skuad akan mengalihkan fokus sepenuhnya ke pertandingan berikutnya.
"Mungkin hari ini kami lelah, capek, frustrasi, segala macam. Tapi besok kami bangun, kami akan fokus lagi untuk menghadapi Singapura," tutupnya.
Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Singapura di Stadion Jalan Besar pada Jumat 7 Agustus 2026. Kemenangan menjadi harga mati bagi skuad Garuda untuk menjaga asa lolos ke babak semifinal Piala AFF 2026.
