Coach Justin Beberkan Penyebab Timnas Indonesia Tumbang dari Vietnam: Dari Jaman STY
- Istimewa
"Karena gua tuh bukan fans dengan 3-4-3 atau 3-5-2, karena untuk gue bermain 3 (bek), begitu sulit, lu harus punya level yang bagus untuk bisa menjalankan tiga bek," katanya.
Justin menjelaskan bahwa sistem tiga bek membutuhkan koordinasi dan pemahaman taktik yang sangat tinggi dari para pemain.
"Kenapa sulit? lu berusaha menguasai lini tengah dan 5 pemain, tapi sementara juga tiga pemain belakang ini harus punya timing yang tepat, mereka harus tahu kapan ngebantu serang, kapan tidak," pungkasnya.
Menurutnya, kualitas pemain Indonesia saat ini lebih cocok menggunakan sistem empat bek daripada tiga bek. Ia mengaku sudah lama menyampaikan pendapat tersebut, bahkan sejak era Shin Tae-yong hingga Patrick Kluivert.
Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
- X @timnasindonesia
"Udah bertahun-tahun, berkali-kali gua bilang di bawah STY, di bawah Kluivert, lawan Jepang juga main tiga bek, diobok-obok."
Ia pun mempertanyakan alasan Timnas Indonesia tidak menggunakan formasi yang lebih sederhana dan seimbang.
"Gua pertanyakan kenapa kita nggak main biasalah, 4-2-3-1 dengan dua anchor, apa salahnya main seperti itu sih? itu gua nggak ngerti, tapi sekali lagi gua nggak mau ngehujat John Herdman," terangnya.
