Bung Harpa Sebut Jordi Amat jadi Titik Lemah Timnas Indonesia

Jordi Amat
Sumber :
  • tvOnenews.com - Taufik Hidayat & PSSI

VoxPop – Pengamat sepak bola Bung Harpa menyoroti performa lini belakang Timnas Indonesia saat menghadapi Vietnam pada lanjutan Grup A Piala AFF 2026. Ia menilai Jordi Amat menjadi salah satu pemain yang paling banyak dieksploitasi dalam kekalahan telak 0-3 Skuad Garuda.

img_title Jay Idzes Mulai Dilirik Klub Eropa, Sassuolo Akhirnya Buka Suara

Timnas Indonesia harus menelan hasil mengecewakan ketika berhadapan dengan Vietnam di Stadion Pakansari, Bogor. Tiga gol Vietnam yang dicetak Nguyen Van Vi, Nguyen Hai Long, dan Nguyen Xuan Son membuat langkah Indonesia menuju semifinal Piala AFF 2026 semakin berat.

Menurut Bung Harpa, kekalahan tersebut bukan hanya disebabkan oleh kesalahan individu pemain, tetapi juga karena Vietnam mampu membaca kelemahan dalam skema permainan yang diterapkan pelatih John Herdman.

img_title Jelang Lawan Singapura, Bung Harpa Bongkar Kesalahan Fatal John Herdman Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Salah satu sektor yang menjadi perhatian adalah lini pertahanan, khususnya posisi Jordi Amat.

Bung Harpa menilai Vietnam sudah mengetahui karakter permainan Indonesia dan sengaja mengarahkan serangan ke area yang ditempati bek naturalisasi tersebut.

img_title Ruben Amorim Bongkar Rahasia Memajukan Sepak Bola Indonesia

"Jauh-jauh hari saya sudah melihat Jordi Amat ini lambat. Ketika high defensive line digunakan dan Vietnam melakukan counter attack, dia terlihat kesulitan," ujar Bung Harpa dikutip YouTube @BungHarpa.

Menurutnya, Vietnam mampu memanfaatkan situasi tersebut dengan baik. Setiap kali melakukan serangan balik, pemain depan Vietnam disebut langsung mencari ruang yang berhadapan dengan Jordi Amat.

"Setiap mereka melancarkan serangan balik, striker yang menjadi tumpuan mereka langsung mendekat ke Jordi Amat," katanya.

Bung Harpa menegaskan, masalah yang terjadi bukan semata kesalahan Jordi Amat seorang. Ia menilai ada persoalan taktik yang membuat pemain belakang Timnas Indonesia berada dalam situasi sulit sepanjang pertandingan.

"Terlepas dari ada kesalahan individu, banyak sekali kesalahan taktik dan mikro taktik yang tidak diperhatikan John Herdman, tetapi itu dibiarkan sampai akhir pertandingan," ucapnya.

Bung Harpa menilai Kim Sang-sik berhasil menjalankan strategi dengan baik karena sudah memahami pola permainan Timnas Indonesia.

Menurutnya, pelatih Vietnam tersebut tidak datang dengan persiapan seadanya, melainkan sudah mempelajari kelemahan Skuad Garuda sebelum pertandingan.

Kim Sang-sik disebut mengamati laga Timnas Indonesia sebelumnya, termasuk ketika menghadapi Mozambik, untuk mencari celah yang bisa dimanfaatkan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut