Reaksi Suporter Indonesia Usai Garuda Lagi-lagi Gagal di Piala AFF: John Herdman Buta Map Asia, Mending Bojan Hodak

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman
Sumber :
  • VDN/Julio Tri Saputra

Bung Ropan menilai Indonesia sebenarnya tampil lebih baik dibanding Singapura. Namun dominasi tersebut tidak diimbangi dengan penyelesaian akhir yang efektif, sementara kesalahan sendiri di lini belakang justru berujung pada hilangnya dua poin penting.

img_title Perkataan Jujur Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Gagal Lolos Semifinal Piala AFF 2026

"Ini bentuk tanggung jawab pelatih John Herdman untuk mengevaluasi tim ini," kata Bung Ropan.

Ia juga menilai Singapura tidak tampil terlalu istimewa. Indonesia disebut memiliki cukup banyak peluang, tetapi gagal memanfaatkannya menjadi gol.

img_title Profil Ilhan Fandi, Sang Penghancur Timnas Indonesia Berdarah Pacitan

Selain lemahnya penyelesaian akhir, Bung Ropan menyoroti buruknya koordinasi lini pertahanan saat Ilhan Fandi mencetak gol penyeimbang pada menit ke-66. Menurutnya, gol tersebut lahir akibat miskomunikasi antarpemain belakang Indonesia.

Bung Ropan juga menyebut Timnas Indonesia kehilangan kreativitas dan mental pemenang pada laga yang sangat menentukan tersebut. Di sisi lain, ia memberikan apresiasi kepada Thom Haye yang dinilai tampil paling menonjol dan menjadi penggerak permainan Garuda sepanjang pertandingan.

img_title Tagar John Herdman Out Mulai Menggema usai Timnas Indonesia Gagal di Piala AFF 2026, Shin Tae-yong Ikut Disinggung

Jalannya Pertandingan

Timnas Indonesia sebenarnya mengawali pertandingan dengan cukup meyakinkan. Baru dua menit laga berjalan, Mitchell Baker sudah memperoleh peluang emas setelah memanfaatkan kesalahan lini belakang Singapura. Namun, peluang tersebut belum mampu dikonversi menjadi gol.

Gol yang ditunggu akhirnya lahir pada menit ke-47. Ragnar Oratmangoen membawa Indonesia unggul 1-0 usai memaksimalkan skema serangan dari lini tengah.

Keunggulan itu membuat Garuda semakin percaya diri. Thom Haye beberapa kali mengirimkan umpan berbahaya dan bahkan sempat mengancam lewat tendangan voli dari jarak jauh. Sayangnya, berbagai peluang gagal menambah keunggulan.

Momen kontroversial terjadi pada menit ke-58 ketika Song Ui-young sempat diganjar kartu kuning kedua. Namun, wasit membatalkan keputusan tersebut setelah meninjau VAR sehingga Singapura tetap bermain dengan 11 pemain.

Petaka datang delapan menit berselang. Kesalahan komunikasi antara Rizky Ridho dan Cahya Supriyadi dimanfaatkan Ilhan Fandi untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Indonesia terus menekan hingga menit-menit akhir demi mencari gol kemenangan. Namun, rapatnya pertahanan Singapura membuat skor tak berubah hingga peluit panjang dibunyikan.

Hasil tersebut memastikan Indonesia mengakhiri fase grup di peringkat ketiga dengan tujuh poin. Vietnam keluar sebagai juara Grup A dengan 10 poin, sedangkan Singapura mengamankan posisi runner-up dengan delapan angka untuk mendampingi Vietnam ke babak semifinal.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut