Reaksi Suporter Indonesia Usai Garuda Lagi-lagi Gagal di Piala AFF: John Herdman Buta Map Asia, Mending Bojan Hodak

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman
Sumber :
  • VDN/Julio Tri Saputra

VoxPop – Kegagalan Timnas Indonesia melaju ke babak semifinal Piala AFF 2026 memicu gelombang kekecewaan di media sosial. Hasil imbang 1-1 melawan Singapura pada laga terakhir Grup A, Jumat, 7 Agustus 2026, membuat langkah Skuad Garuda terhenti di fase grup dan memancing beragam komentar pedas dari suporter.

img_title John Herdman Masuk Sejarah Kelam Timnas Indonesia di Piala AFF

Tak sedikit pendukung yang meluapkan rasa frustrasi mereka kepada pelatih John Herdman. Sebagian bahkan mulai membandingkan juru taktik asal Kanada itu dengan pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, yang dinilai lebih layak menangani Timnas Indonesia.

"John Herdman buta map sepak bola Asia, mending Bojan Hodak," tulis suporter Indonesia di media sosial.

img_title Viral! Suporter Semprot John Herdman usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF, Thom Haye Sampai Adu Argumen

Komentar lain datang dari suporter yang tetap memberikan dukungan kepada para pemain. Menurutnya, perjuangan para penggawa Garuda tetap patut diapresiasi meski gagal memenuhi target lolos ke semifinal.

"Gpp, tetap semangat ya Garuda. Kami Indonesia. Jujur lebih kasihan lihat pemainnya karena mereka sudah menguras tenaga. Semoga ke depan Dewi Fortuna berpihak kepada kita," tulis netizen lainnya.

img_title Bung Ropan Desak John Herdman Bertanggung Jawab usai Timnas Indonesia Gagal di Piala AFF 2026: Tak Ada Kreativitas!

Sorotan juga mengarah kepada performa individu pemain. Thom Haye mendapat banyak pujian karena dianggap menjadi motor permainan Indonesia sepanjang pertandingan, sementara lini belakang dan penjaga gawang justru menuai kritik.

"Cuma Thom Haye yang paling bagus sejauh ini. Sayang kipernya dan beknya enggak jelas," komentar seorang pengguna media sosial.

Ada pula suporter yang mempertanyakan performa Timnas Indonesia di bawah asuhan Herdman. Mereka menilai permainan Garuda jauh menurun dibanding saat menghadapi lawan-lawan yang secara kualitas lebih tinggi dalam laga uji coba sebelumnya.

"Ke mana gameplay John Herdman pas lawan Bulgaria, Oman, Mozambik kemarin? Meski skuadnya beda, tapi lawannya sekarang kan jauh di bawah Bulgaria," tulis netizen lainnya.

Kekecewaan tersebut muncul setelah Indonesia gagal meraih kemenangan yang dibutuhkan untuk mengamankan tiket semifinal. Bermain di Stadion Jalan Besar, Singapura, Garuda hanya mampu bermain imbang 1-1 sehingga finis di posisi ketiga klasemen Grup A dengan tujuh poin.

Bung Ropan Minta John Herdman Bertanggung Jawab

Sebelumnya, pengamat sepak bola Bung Ropan juga melontarkan kritik terhadap performa Timnas Indonesia. Menurutnya, kegagalan lolos ke semifinal menjadi tanggung jawab penuh pelatih John Herdman yang harus segera melakukan evaluasi menyeluruh.

Bung Ropan menilai Indonesia sebenarnya tampil lebih baik dibanding Singapura. Namun dominasi tersebut tidak diimbangi dengan penyelesaian akhir yang efektif, sementara kesalahan sendiri di lini belakang justru berujung pada hilangnya dua poin penting.

"Ini bentuk tanggung jawab pelatih John Herdman untuk mengevaluasi tim ini," kata Bung Ropan.

Ia juga menilai Singapura tidak tampil terlalu istimewa. Indonesia disebut memiliki cukup banyak peluang, tetapi gagal memanfaatkannya menjadi gol.

Selain lemahnya penyelesaian akhir, Bung Ropan menyoroti buruknya koordinasi lini pertahanan saat Ilhan Fandi mencetak gol penyeimbang pada menit ke-66. Menurutnya, gol tersebut lahir akibat miskomunikasi antarpemain belakang Indonesia.

Bung Ropan juga menyebut Timnas Indonesia kehilangan kreativitas dan mental pemenang pada laga yang sangat menentukan tersebut. Di sisi lain, ia memberikan apresiasi kepada Thom Haye yang dinilai tampil paling menonjol dan menjadi penggerak permainan Garuda sepanjang pertandingan.

Jalannya Pertandingan

Timnas Indonesia sebenarnya mengawali pertandingan dengan cukup meyakinkan. Baru dua menit laga berjalan, Mitchell Baker sudah memperoleh peluang emas setelah memanfaatkan kesalahan lini belakang Singapura. Namun, peluang tersebut belum mampu dikonversi menjadi gol.

Gol yang ditunggu akhirnya lahir pada menit ke-47. Ragnar Oratmangoen membawa Indonesia unggul 1-0 usai memaksimalkan skema serangan dari lini tengah.

Keunggulan itu membuat Garuda semakin percaya diri. Thom Haye beberapa kali mengirimkan umpan berbahaya dan bahkan sempat mengancam lewat tendangan voli dari jarak jauh. Sayangnya, berbagai peluang gagal menambah keunggulan.

Momen kontroversial terjadi pada menit ke-58 ketika Song Ui-young sempat diganjar kartu kuning kedua. Namun, wasit membatalkan keputusan tersebut setelah meninjau VAR sehingga Singapura tetap bermain dengan 11 pemain.

Petaka datang delapan menit berselang. Kesalahan komunikasi antara Rizky Ridho dan Cahya Supriyadi dimanfaatkan Ilhan Fandi untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Indonesia terus menekan hingga menit-menit akhir demi mencari gol kemenangan. Namun, rapatnya pertahanan Singapura membuat skor tak berubah hingga peluit panjang dibunyikan.

Hasil tersebut memastikan Indonesia mengakhiri fase grup di peringkat ketiga dengan tujuh poin. Vietnam keluar sebagai juara Grup A dengan 10 poin, sedangkan Singapura mengamankan posisi runner-up dengan delapan angka untuk mendampingi Vietnam ke babak semifinal.

Susunan Pemain

Singapura: Mohamad Izwan; Harhys Rizal, Mahler Jacob, Harriss Harun, Glenn Kweh; Nur Muhammad Shah, Song Ui Yong, Lionel Tan, Muhammad Nur Adam, Muhammad Hami Syahin; Ilhan Fandi.

Indonesia: Cahya Supriyadi; Rizky Ridho, Wahyu Prasetyo, Shayne Pattynama; Eliano Reijnders, Thom Haye, Marc Klok, Ivar Jenner, Dony Tri Pamungkas; Mitchell Baker, Ragnar Oratmangoen.

Thom Haye

Bung Ropan Sebut Kerja Keras Thom Haye Sia-sia usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026

Bung Ropan menyebut kerja keras Thom Haye sia-sia usai Timnas Indonesia gagal lolos ke semifinal Piala AFF 2026. Ia menilai rekan-rekannya gagal memanfaatkan peluang.

img_title
VoxPop.co.id
8 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut