Bung Ropan Bongkar Penyebab Timnas Indonesia Gagal Kalahkan Singapura: Soroti Koordinasi hingga Mental
- fas.org.sg
Namun, Indonesia dinilai gagal memanfaatkan peluang yang tersedia dan tidak mampu menyelesaikan sejumlah kesempatan dengan baik.
"Jadi penyelesaian akhir yang menjadi masalah bagi kita, wasit yang memimpin bisa kita juga perdebatkan, memang ada kesalahan juga," ujarnya.
Soroti Keputusan Wasit dan Mental Pemain
Bung Ropan juga menyinggung keputusan wasit dalam pertandingan tersebut, terutama insiden yang melibatkan Ivar Jenner dan Song Ui-young.
Song Ui-young sempat mendapatkan kartu kuning kedua setelah terlibat perselisihan dengan Ivar Jenner. Jika kartu tersebut tetap berlaku, pemain Singapura itu seharusnya meninggalkan pertandingan.
Song bahkan sempat berjalan meninggalkan lapangan. Namun, wasit kemudian melakukan peninjauan melalui VAR dan membatalkan kartu yang diberikan kepada kedua pemain tersebut.
Keputusan itu membuat Song Ui-young kembali ke lapangan dan melanjutkan pertandingan.
Di luar persoalan wasit, Bung Ropan menilai masalah terbesar Indonesia justru terletak pada kreativitas dan mentalitas pemain.
"Kita perlu semangat juang, tapi tidak ada di sini, mestinya kita bisa menang kalau melihat cara Singapura bermain, yang sebenarnya tidak istimewa"
"Kita saja yang tidak mampu untuk memanfaatkan keadaan ini," tuturnya.
Thom Haye Dinilai Punya Peran Besar
Gelandang Timnas Indonesia Thom Haye
- ILeague
Bung Ropan juga memberikan perhatian khusus kepada Thom Haye. Menurutnya, gelandang tersebut menjadi salah satu pemain yang paling berusaha menghidupkan permainan Indonesia.
Salah satu momen yang disorot terjadi pada awal pertandingan ketika Thom Haye memberikan umpan kepada Mitchell Baker. Namun, peluang tersebut tidak berhasil dikonversi menjadi gol.
"Tendangan datar yang pelan, padahal mitch baker itu bisa mencip bolanya, selesai dengan baik," ujarnya.
Thom Haye kembali menunjukkan perannya dalam proses gol Indonesia. Umpannya kepada Dony Tri Pamungkas menjadi awal terciptanya peluang yang kemudian diselesaikan Ragnar Oratmangoen untuk membawa Garuda unggul.
Meski demikian, keunggulan tersebut tidak mampu dipertahankan hingga akhir pertandingan.
Hasil imbang 1-1 akhirnya memastikan Singapura lolos ke semifinal, sementara Indonesia harus mengakhiri kiprahnya di Piala AFF 2026 lebih awal.
