Timnas Jerman Bukannya Tanpa Kekurangan

Pelatih Timnas Jerman, Joachim Loew
Sumber :
  • twitter.com/DFB_Team_EN

VoxPop – Timnas Jerman memenangkan pertandingan Grup J Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Eropa melawan Timnas Islandia di Schauinsland-Reisen-Arena, Jumat dini hari WIB 26 Maret 2021. Der Panzer unggul dengan skor tiga gol tanpa balas.

img_title Dulu Gagal di Timnas Indonesia, Patrick Kluivert Kini Berpeluang Bawa Suriname ke Piala Dunia 2026

Pertandingan baru berjalan tiga menit, Jerman sudah bisa unggul lewat Leon Goretzka. Selang empat menit kemudian, mereka kembali menambah keunggulan melalui Kai Havertz.

Unggul dua gol tak lantas membuat Jerman mengurangi intensitas serangan. Ilkay Guendogan menambah lagi pundi-pundi gol timnya pada menit 56.

img_title Situasi Mencekam! Timnas Irak Minta FIFA Tunda Laga Penentuan Piala Dunia 2026

Pelatih Jerman, Joachim Loew melihat anak asuhnya mampu memainkan sepakbola yang bagus. Bagaimana mereka menciptakan sebuah peluang dengan cara bermain yang baik.

Akan tetapi, terjadi penurunan ketika babak kedua, terutama saat mereka unggul 3-0. Pemain Jerman terlalu banyak mengulur waktu dan menurunkan tempo dengan bermain di belakang.

img_title Media Asing Ragukan Timnas Indonesia Juara Piala AFF Meski Panggil Pemain Naturalisasi

"Kami sendiri menciptakan banyak peluang dengan beberapa permainan sepakbola yang luar biasa," kata Loew, dikutip dari laman resmi UEFA.

"Di babak kedua ada terlalu banyak operan ke belakang dan kami kehilangan sedikit dinamisme," imbuhnya.

Loew menganggap permainan melawan Islandia ini bukanlah yang paling luar biasa dari Jerman. Bagusnya mereka bisa menang, sehingga bisa memulai Kualifikasi Piala Dunia 2022 dengan sempurna.

"Itu bukan penampilan kami yang paling luar biasa, tapi sangat penting untuk membuat awal yang positif di tahun baru dan itulah yang telah kami lakukan," tutur Loew.

Permainan Islandia sendiri menurut Loew lebih banyak bertahan. Karena itu dia meminta anak asuhnya untuk terus memberi tekanan agar ada ruang yang bisa dieksploitasi.

"Kami tahu mereka akan bertahan dengan dalam dan kami tahu harus memaksa mereka untuk bergerak supaya tercipta ruang. Saya pikir kami melakukannya dengan sangat baik setidaknya selama 60 menit," katanya.

Secara statistik, Jerman mampu menguasai bola sebanyak 76 persen. Ada 15 kali percobaan yang dilakukan mereka ke gawang lawan.

Timnas Italia

Italia Tiga Kali Gagal ke Piala Dunia, Pengamat Sepak Bola Ungkap Penyebabnya

Italia kembali gagal lolos ke Piala Dunia setelah kalah dari Bosnia. Bukan karena krisis pemain, ini penyebab sebenarnya kegagalan Italia yang jarang dibahas.

img_title
VoxPop.co.id
2 April 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut