Akan Ada yang Berbeda dari Italia saat Hadapi Kroasia di Laga Hidup dan Mati

Pelatih Timnas Italia, Luciano Spalletti
Sumber :
  • AP Photo/Manu Fernandez

VoxPop – Luciano Spalletti menurunkan susunan pemain yang sama untuk dua pertandingan pertama Italia di Euro 2024, tetapi setelah kekalahan mereka dari Spanyol, perubahan akan dilakukan untuk pertandingan terakhir Grup B melawan Kroasia.

img_title Kata Fans Sassuolo Andai Rumor Jay Idzes Menuju PSG Terwujud: Bisa-bisa Kami Terdegradasi ke Serie B

Setelah Italia menang 2-1 atas Albania, Spalletti tetap menaruh kepercayaan pada para pemainnya, namun setelah kekalahan 1-0 dari Spanyol, sang manajer berbicara tentang tim yang lelah dan tidak mampu bersaing dalam hal kecepatan dan energi melawan Spanyol.

“Setelah pertandingan seperti itu, gagasan untuk bisa mengubah sesuatu muncul di sana, karena saya mungkin melakukan kesalahan dengan tidak melakukan perubahan sebelumnya, melihat performa melawan Spanyol,” kata Spalletti kepada wartawan, dikutip ESPN

img_title Media Italia Masukkan Jay Idzes ke Daftar 5 Bek ‘Paling Worth It’ yang Berpotensi Jadi Rebutan Klub Serie A

"Tetapi tim melawan Albania tampak begitu bagus bagi saya sehingga saya pikir itu adalah sebuah pertaruhan untuk mengubah keadaan. Sekarang kami telah melihat sedikit kelelahan, sedikit kekusutan, sesuatu pasti akan berubah."

Spalletti menambahkan: "Kami menganalisanya dan membicarakannya, kami mengambil langkah mundur dari apa yang kami lihat di pertandingan-pertandingan sebelumnya.

img_title Prediksi Media Eropa Soal Line Up Sassuolo Musim Depan Bikin Fans Italia Heboh, Nama Jay Idzes Jadi Sorotan

“Saya berharap pertandingan melawan Spanyol memberi kami beberapa pelajaran, meskipun kami bermain buruk dan menderita karena hasil akhirnya. Sekarang kita harus mengedepankan fakta dan mengesampingkan kata-kata," tegasnya.

Hasil melawan Spanyol dan cara kekalahannya menimbulkan banyak diskusi di kubu Italia selama beberapa hari terakhir tetapi sekarang waktu untuk membicarakan hal tersebut sudah berakhir.

"Saya pikir serangan yang kami terima saat melawan Spanyol kemarin telah mengajarkan kami banyak hal. Ketika Anda kalah, Anda akan melihat bagaimana pemainnya, bagaimana pemainnya," kata bek Italia Alessandro Bastoni.
 

Ilustrasi cuaca panas/ekstrem.

Panas Ekstrem di Italia, 3 Orang Tewas dan 27 Kota Berstatus Siaga

Italia menetapkan 27 kota dalam status siaga panas tertinggi di tengah gelombang panas yang kembali melanda negara itu dan tiga orang sementara dilaporkan tewas

img_title
VoxPop.co.id
5 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut