Panas Ekstrem di Italia, 3 Orang Tewas dan 27 Kota Berstatus Siaga

Ilustrasi cuaca panas/ekstrem.
Sumber :
  • Pixabay

Roma, VoxPop Italia menetapkan 27 kota dalam status siaga panas tertinggi di tengah gelombang panas yang kembali melanda negara itu, sementara sedikitnya tiga kematian terjadi diduga terkait dengan cuaca ekstrem tersebut.

img_title Kata Fans Sassuolo Andai Rumor Jay Idzes Menuju PSG Terwujud: Bisa-bisa Kami Terdegradasi ke Serie B

Menurut laporan kantor berita ANSA, Rabu, sebanyak 25 kota masih berstatus siaga merah. Jumlahnya diperkirakan bertambah menjadi 27 kota pada Kamis 6 Agustus seiring dengan prakiraan suhu yang mencapai rekor tertinggi dan berisiko terhadap kesehatan masyarakat.

ANSA juga melaporkan tiga orang diduga meninggal dunia akibat terdampak gelombang panas.

img_title Media Italia Masukkan Jay Idzes ke Daftar 5 Bek ‘Paling Worth It’ yang Berpotensi Jadi Rebutan Klub Serie A

Korban tersebut ialah seorang tukang kayu (40) karena sakit saat bekerja di atap, seorang petugas keamanan (55) karena dalam kondisi darurat medis saat berada dalam mobil, serta seorang perempuan (90) saat berada di taman.

Suhu di sejumlah wilayah Italia diperkirakan melampaui 40 derajat Celsius dan diprediksi akan sedikit menurun menjadi sekitar 36 hingga 39 derajat Celsius pada akhir pekan. Gelombang panas itu juga meningkatkan kekhawatiran terhadap kekeringan dan kebakaran hutan.

img_title Prediksi Media Eropa Soal Line Up Sassuolo Musim Depan Bikin Fans Italia Heboh, Nama Jay Idzes Jadi Sorotan

Kebakaran dilaporkan terjadi di kawasan Marsica, wilayah Abruzzo, sementara petugas pemadam kebakaran masih berupaya mengendalikan kebakaran di kawasan Karst dekat Trieste yang telah berlangsung sejak Sabtu sore 1 Agustus 2026. (Ant)

Ilustrasi singa.

3 Singa Betina di Jepang Mati Diduga Akibat Cuaca Panas Ekstrem

Pemeriksaan postmortem mengungkapkan ketiga singa betina di kebun binatang Tama Tokyo Jepang mengalami dehidrasi sistemik dan kegagalan beberapa organ.

img_title
VoxPop.co.id
5 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut