Pengaruh Buruk Proyek Gila Chelsea, Bikin Kai Havertz Ngambek

Gelandang Bayer Leverkusen, Kai Havertz
Sumber :
  • Arcyworldys.com

VoxPop – Proyek raksasa yang diusung Chelsea telah berpengaruh buruk ke sikap gelandang Bayer Leverkusen. Karena transfernya yang berlarut, Havertz makin tak sabar dan mulai ngambek ke Leverkusen.

img_title Xabi Alonso Ungkap Alasan Banyak Bintang Chelsea Absen di Jakarta

Negosiasi antara Chelsea dengan Leverkusen memang mentok. Masalah harga jadi yang paling sulit ditemukan jalan keluarnya.

Leverkusen bersikeras, mau melepas Havertz kalau Chelsea menebusnya di angka £90 juta atau senilai Rp1,67 triliun. Di sisi lain, permintaan Leverkusen tak sanggup dipenuhi Chelsea.
Baca juga: Statistik Gila Premier League, Raheem Sterling Kayak Kiper

img_title Xabi Alonso Terpukau Lihat Antusiasme Fans Chelsea di Indonesia, Sebut Ini Waktu Terbaik Bawa The Blues ke Jakarta

Manajemen Chelsea akhirnya menyodorkan opsi £70 juta secara tunai dan sisanya diberikan lewat sistem add-ons, dengan kata lain pemaain tambahan.

Belum ada persetujuan dari Leverkusen soal opsi ini. Alhasil, Chelsea masih menunggu dan negosiasi belum menemui jalan keluar.
Pemain Bayer Leverkusen, Kai Havertz

img_title Koni De Winter Bongkar Perubahan Besar AC Milan di Era Ruben Amorim

Havertz mulai habis kesabaran. Sky Sports melansir, dia melayangkan ultimatum ke manajemen Leverkusen, transfer harus selesai pada pekan depan, atau sebelum duel melawan Rangers di Liga Europa, 6 Agustus 2020, digelar.

Sebenarnya, Havertz masih latihan bersama Leverkusen. Tapi, kalau masalah ini tak diselesaikan segera, bukan tak mungkin gelandang 21 tahun itu kembali berulah dan lebih merepotkan.
Baca juga: Sulap Frank Lampard di Chelsea

Pemain Anyar Chelsea, Marco Palestra

Marco Palestra Ungkap Alasan Memilih Chelsea Meski Tanpa Liga Champions

Pemain Anyar Chelsea, Marco Palestra mengungkap alasan memilih Chelsea meski The Blues tidak tampil di Liga Champions musim depan. Ia yakin proyek Xabi Alonso akan sukses

img_title
VoxPop.co.id
8 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut