Cerita Fabregas Ditolak Pulang ke Arsenal oleh Wenger dan Diterima Mourinho
- Sky Sports
"Dan dia berkata agar saya bisa masuk, dia harus menjual salah satu pemain yang ada. Dan ini bisa menciptakan masalah internal."
"Saya pikir, dia (Wenger) juga sedikit terluka dengan bagaimana saya pergi dan segalanya," ungkap Fabregas.
"Saya tidak menganggap buruk karena itu hak mereka, keputusan mereka dan mereka bisa melakukan apa yang mereka inginkan."
Akhirnya Pindah ke Chelsea
Setelah ditolak Arsenal, Fabregas pun mulai menjajakan dirinya ke klub Premier League lainnya. Dan Chelsea yang akhirnya berhasil mendapatkannya. Ini berkat lobi manajer Chelsea kala itu, Jose Mourinho.
Gelandang Chelsea, Cesc Fabregas, melakukan selebrasi usai mencetak gol
- Twitter/@cesc4official
"Saya punya beberapa pilihan dan salah satunya adalah Chelsea. Saya berbicara dengan Jose Mourinho, saya bertemu dengannya," kata Fabregas.
"Dia mengatakan kepada saya hal-hal yang sangat menyenangkan untuk didengar. Dia ingin saya menjadi pemimpin tim itu. Rasanya ini keputusan yang tepat pindah ke sana."
Selama di Chelsea, Fabregas sukses menjuarai Premier League 2015 dan 2017, Piala FA 2018, dan Piala Liga 2015, sebelum akhirnya dilepas ke klub Prancis, Monaco pada 2019.
Di usianya yang sudah 35 tahun, Fabregas masih belum memutuskan pensiun. Setelah dilepas Monaco pada 2022, dia memilih klub Italia, Como, sebagai pelabuhan terbarunya.
Bersama Como, Fabregas sudah memainkan 14 pertandingan. Fabregas dikontrak dua tahun oleh klub Serie B tersebut.
Cesc Fabregas resmi bergabung dengan Como 1907
- twitter.com/Como_1907
