5 Kedekatan Cristiano Ronaldo dengan Islam, Hafal Al Fatihah hingga Tolak LGBT
- instagram.com/alnassr_fc
VoxPop Bola – Cristiano Ronaldo resmi berganung klub asal Arab Saudi, Al Nassr dengan durasi kontrak selama 2,5 tahun serta mendapatkan gaji sebesar Rp3,3 triliun per tahun.
Seperti yang kita ketahui, Arab Saudi merupakan negara mayoritas Islam. CR7 tak perlu banyak beradaptasi karena selama ini dia sudah cukup dekat dengan Islam.
Berikut lima kedekatan Ronaldo dengan Islam dilansir dari berbagai sumber
1. Ucapkan Insya Allah dan Assalamualaikum
Mantan petarung UFC, Khabib Nurmagomedov adalah salah satu sosok yang membuat Ronaldo tertarik dengan Islam. Saat memperkuat Juventus, dia pernah mengucapkan 'Insya Allah' saat live di Instagram.
Khabib Nurmagomedov dan Cristiano Ronaldo
- Instagram: Khabib Nurmagomedov
Ucapan itu keluar dari mulut Ronaldo saat menjawab pertanyaan terkait laga UFC antara Khabib Nurmagomedov vs Justin Gaethje. "Tentu saja, tentu saja. Khabib pasti menang! Saudaraku! Insya Allah!" jawabnya cepat.
Bukan hanya Insya Allah yang diucapkan Ronaldo, tapi juga Assalamualaikum. Hal tersebut terjadi pada 11 Februari 2018 silam saat Ronaldo masih memperkuat Real Madrid. Pemain internasional Portugal bertemu Khabib dan bertukar cenderamata.
Ronaldo memberikan sebuah bola kepada Khabib, dengan tanda tangannya. Ada pula, jersey yang diberikan ke Khabib dengan nomor punggung 7.
Dalam video yang diunggah di Instagram Khabib, Ronaldo sangat senang dengan pertemuan tersebut. Dia juga mengucapkan "Assalamualaikum".
2. Hafal Al Fatihah
Cristiano Ronaldo (kanan) dan Mesut Oezil (tengah) merayakan gol Real Madrid
Bukan hanya Khabib yang membuat Ronaldo tertarik dengan Islam. Sebelumnya, saat memperkuat Madrid, CR7 dekat dengan Mesut Oezil yang juga beragama Islam.
Saking seringnya mendengar bacaan Alquran yang dilantunkan Oezil, dia sampai hafal surat Alfatihah.
"Setiap Oezil membacanya, saya selalu merasa damai, dan hatiku pun menjadi sejuk. Saya sudah hafal surat Al Fatihah," ucap Ronaldo.
3. Tolak LGBT
Kapten Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo menolak menggunakan ban kapten pelangi di Piala Dunia 2022 Qatar yang merupakan dukungan bagi Komunitas LGBT.
Cristiano Ronaldo saat Portugal vs Swiss
- AP Photo/Darko Bandic
Hal tersebut sangat bertolak belakang dengan ide Cristiano Ronaldo dan lebih memilih menghormati peraturan pemerintah Qatar dan FIFA, pasalnya di negara tersebut dihuni oleh mayoritas umat muslim.
Komunitas LGBT di Eropa semakin besar, banyak orang-orang memberikan ruang kepada komunitas tersebut, baik dunia sepakbola hingga dunia politik. Namun hal tersebut banyak ditolak sebagian orang yang menyebut bahwa tindakan LGBT merupakan perilaku penyimpangan seksual.
