MilkLife Soccer Challenge Sukses Digelar, Ketum KONI Ungkap Harapan untuk Timnas Putri Indonesia
- VoxPop/Luzman Rifqi Karami
Jakarta, VoxPop – Turnamen sepakbola putri MilkLife Soccer Challenge seri kedua sukses digelar di Jakarta. Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman berharap dari ajang ini muncul bibit unggul untuk Timnas Putri Indonesia.
Sejumlah 1.359 siswi dari 85 Sekolah Dasar (SD) dari Jakarta dan sekitarnya coba merangkai mimpi menjadi bintang sepak bola putri Indonesia dengan ambil bagian dalam turnamen yang diinisiasi oleh MilkLife dan Bakti Olahraga Djarum Foundation tersebut.
MilkLife Soccer Challenge - Jakarta Seri 2 2024 berlangsung mulai Rabu 6 November hingga Minggu 10 November 2024 di Kingkong Soccer Arena dan Stadion Atang Sutresna Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur.
Deputi GM Community Djarum Foundation, Teddy Tjahjono dan Timo Scheunemann
- VoxPop/Luzman Rifqi Karami
Partai final baru saja digelar Minggu 10 November 2024. SD Cinta Kasih Tzu Chi keluar sebagai juara usai di kategori U-10 usai menundukkan SDN Cipedak 01 dengan skor 9-2.
Sementara itu, di kategori U-12, SDN Kebagusan 03 keluar sebagai juara. Mereka mengalahkan SDN Kalisari 01 dengan skor 8-3.
"Semoga event ini terus berlanjut dan pesertanya semakin hari semakin banyak. Suatu hari timnas Putri indonesia akan meningkat dan di situ semoga ada anak-anak yang hari ini ikut Milklife Soccer Challenge," kata Marciano di Jakarta, Minggu 10 November 2024.
"Selamat berlatih kepada pelatih SSB yang ada, jangan putus asa. Event seperti ini akan sering digelar untuk memberikan ruang agar anak-anak berprestasi," tegasnya.
Deputy GM Community Development Djarum Foundation, Teddy Tjahjono sangat puas dengan gelaran event. Tak hanya peserta yang melonjak tiga kali lipat, kualitas peserta pun semakin membaik.
"Dari U-10 yang berhasil juara adalah tim yang baru ikut. Ini menunjukkan ada banyak bakat di U-10 dan U-12 dengan turnamen mereka punya wadah untuk meningkatkan performance-nya," ucap Teddy.
Pelatih Kepala MilkLife Soccer Challenge Timo Scheunemann menambahkan, untuk bisa masuk jenjang Timnas Putri Indonesia, anak-anak ini masih butuh waktu. Yang penting adalah ada wadah dalam turnamen ini.
"Untuk masih jenjang Timnas masih butuh waktu. Apalagi, ini masih U-10 dan U-12, masih butuh waktu ke level Timnas. Yang penting, ini pondasi awal untuk pengembangan sepakbola putri," beber coach Timo.
