Melihat Produksi Perdana Smartphone 4G Anak Negeri

Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Mohamad Nasir (batik kuning)
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Mitra Angelia

VoxPop.co.id – Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Mohamad Nasir meresmikan produksi perdana smartphone 4G besutan anak negeri dari Pusat Mikroelektronik (PME) Institut Teknologi Bandung (ITB). Inovasi smartphone PME dilanjutkan untuk produksi massal oleh Koperasi Digital Indonesia Mandiri di bawah label Digicoop. 

img_title Gen Z vs Milenial: Siapa yang Paling Enggak Bisa Hidup Tanpa Internet di 2026?

"Saya merasa bangga betul (inovasi smartphone ITB go industri). Diharapkan ITB punya bisnis besar dan menghidupi sendiri," ujar Nasir saat peluncuran di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Rabu 11 Januari 2017.

Nasir mengatakan, ITB saat ini sudah memiliki Pusat Unggulan Iptek (PUI), maka ke depan Kemenristekdikti mendorong menjadi Science Techno Park, sehingga penelitian berkembang lebih luas dan menggerakkan penelitian ke skala industri.

img_title Daerah Ini Disebut Paling Banyak 'Makan' Kuota Internet di Indonesia

Mantan Rektor Universitas Diponegoro itu berharap, smartphone dengan label Digicoop bisa 'laris manis', sebab peluang pasar di Indonesia sangat besar. Dia menyebutkan, dari populasi 250 juta penduduk, jumlah perangkat yakni 65,2 juta unit smartphone. "Artinya baru 25,57 persen, market potensinya besar," kata Nasir. 

Ketua Umum Koperasi Digital Indonesia Mandiri, Henri Kasyfi mengatakan, mereka belum memberi tipe Digicoop besutan ITB ini. Sebab, smartphone ini memang tak dikomersialkan secara luas, hanya diperuntukkan bagi setiap anggota koperasi saja. 

img_title 3 Fokus APJII di 2026

"Tidak dipasarkan. Paling kita beri nama Digicoop 1, atau DG 1 untuk penanda tipe selanjutnya," kata Henri. 

Henri menuturkan, setiap anggota yang sudah melakukan simpanan pokok dan simpanan wajib selama 12 bulan senilai Rp 1,2 juta pada Koperasi Digital Indonesia Mandiri, maka berhak mendapatkan satu unit Digicoop. Kemudian, setiap dua tahun smartphone milik anggota koperasi akan diganti dengan tipe baru. Selama menjadi anggota koperasi, simpanan tersebut tidak boleh diambil. Jika ingin menarik simpanan, maka smartphone pun harus dikembalikan. 

Advisory Board PME ITB, Adi Indrayanto mengatakan, Digicoop hadir dengan sistem operasi ID3OS, kamera utama 5 MP dan kamera depan 2 MP, RAM 1 GB dan ROM 8 GB, memori eksternal hingga 32 GB dan kapasitas baterai 1.800 mAh.

"Hampir sama dengan tipe loss spec lainnya, karena bukan untuk dijual, tapi kita kejar sistem dan bisnis model,  sesuai kebutuhan koperasi," kata Adi. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut