Cangkang Kapsul Buatan Indonesia Siap Diproduksi Massal
- Dokumen BPPT
"Semoga wujud sinergi yang baik antara BPPT, sebagai lembaga pemerintah dengan mitra industri seperti ini, semakin banyak tercipta," kata dia.
![]()
Cangkang kapsul rumput laut
Kapsul rumput laut dikembangkan dengan menyesuaikan mesin produksi yang sebelumnya digunakan untuk produksi kapsul gelatin sehingga hari ini siap untuk diproduksi secara komersial oleh PT Kapsulindo Nusantara.
Kapsul berbahan baku utama dari karagenan yaitu ekstrak rumput laut jenis Eucheuma cotonii yang tumbuh subur di perairan tropis seperti Indonesia. Saat ini Indonesia merupakan negara produsen rumput laut terbesar sedunia, akan tetapi sebagian besar diekspor dalam bentuk bahan mentah. Sebagian sudah diolah di dalam negeri dalam bentuk agar-agar dan semi refine carageenan. Sedangkan produksi dalam bentuk refine carageenan masih sedikit.
Pengolahan hasil rumput laut menjadi produk aplikatif seperti halnya kapsul rumput laut ini merupakan upaya agar semakin banyak produk aplikatif diproduksi di dalam negeri, sehingga nilai tambahnya dinikmati di dalam negeri.
Dampaknya diharapkan meningkatkan perekonomian di dalam negeri. Pada tahap awal konkretnya akan memberi kemudahan produsen karagenan Indonesia untuk memasarkan produknya yakni memasok kebutuhan bahan baku untuk produksi kapsul rumput laut.
Kapsul rumput laut merupakan produk nabati sehingga dapat mengisi segmen pasar vegetarian. Permintaan produk vegetarian dunia cenderung terus meningkat seiring dengan semakin berkembangnya pola hidup sehat atau terkenal dengan istilah vegan.
Sedangkan khusus untuk produk kapsul vegetarian, sebuah lembaga riset pasar, Zion Market Research menyatakan, nilai pasar kapsul vegetarian global pada 2016 sebesar US$278,16 juta dan diprediksi meningkat menjadi US$509,13 juta pada 2022 atau tumbuh sekitar 10,6 persen antara 2017 sampai 2022.
Selain dari perubahan pola hidup masyarakat dunia, segmen pasar konsumen vegetarian telah ada sejak zaman dahulu yakni masyarakat penganut agama atau kepercayaan Hindu, Budha, Taoisme, Baha’í, Sikh, dan Jainisme, yang dari dahulu memang tidak mengonsumsi produk hewani, tidak mengkonsumsi kapsul gelatin. Populasi ini mencapai 70 persen di India dan juga tersebar di negara-negara Asia termasuk Indonesia. Ini merupakan segmen pasar yang bisa dimasuki produk kapsul rumput laut baik untuk pasar domestik maupun ekspor, paling tidak Asia.
