Ulang Tahun ke-43, Universitas Budi Luhur Gelar Lomba Burung Kicau
- ist
Dan yang cukup menarik dalam rangkaian acara ini, tak lain saat kedatangan Walikota Jakarta Selatan sebagai salah satu peserta dalam kegiatan lomba burung kicau tersebut.
Perlombaan ini disambut juga dengan respons positif oleh Dewan Pengurus Daerah Jabodetabek Radjawali Indonesia, Fabian Stanley Pies. Menurutnya, dengan diadakan perlombaan ini menjadi ajang penyaluran hobi serta silaturahmi sesama kicau mania yang sudah lama tidak mendapatkan panggung selama pandemi.
“Semuanya kita pantau satu-satu, intinya ini adalah ajang hobi dan ajang silatuhrahmi berkumpul bareng-bareng. kedepanya lebih baik lagi, lebih bagus, lebih legowo dan lebih menghargai sesama pecinta kicau mania,” jelas Fabian Stanley Piesnya.
Disambut baik juga oleh narasumber seminar edukasi batu Kalimaya, karena dengan diselenggarakan lomba ini. Dapat menumbuhkan rasa bangga dan membangun jiwa Nusantara terhadap salah satu sumber kekayaan alam yang berada didalam wilayah Indonesia.
“Luar biasa dengan pihak budi luhur yang sudah memfasilitasi dan sudah mensupport dengan berlangsungnya acara goes to campus. Khusus Kalimaya ini ya, itu terima kasih yang bener-bener dikasih gedung dan segala macem kita disupport. Dan itu akan menumbuhkan, gairah-gairah baru lagi dalam kiprah dunia batu Kalimaya,” ungkap PAW (Petrus Ambarwijaya).
Untuk lomba burung kicau di ikuti sekita 2000 peserta, dan lomba batu Kalimaya di ikuti oleh sekitar 200 peserta. Untuk Perlombaan burung kicau dengan jenis burung yang dilombakan diantara lain Murai, Cucak Ijo, Kacer, Tledekan, Wambi, dan Love Bird dengan 40 kategori kelas perlombaan.
Untuk lomba batu Kalimaya, 6 jenis batu yang dilombakan yaitu Batu Kalimaya Kristal, Batu Kalimaya Kristal, Batu Kalimaya Kristal Air Kelapa, Batu Kalimaya Kristal Teh, Batu Kalimaya Kristal Kopi, dan Batu Kalimaya Putih Susu.
