USU Gelar Wisuda Diikuti 2.211 Lulusan, Rektor Ungkap Strategi Agar Segera Dapat Pekerjaan

Rektor USU, Prof. Muryanto Amin saat memimpin prosesi wisuda.(dok USU)
Sumber :
  • VoxPop.co.id/B.S. Putra (Medan)

VoxPop  – Sebanyak 2.211 lulusan mengikuti prosesi wisuda periode III Tahun Akademik 2023/2024, yang digelar oleh Universitas Sumatera Utara (USU) dan berlangsung di Auditorium USU, Rabu 22 Mei 2024.

img_title 10 Keunggulan Aplikasi AI dalam Dunia Kerja, Dari Menyusun Strategi hingga Membantu Pengambilan Keputusan Lebih Cepat

Rektor USU, Prof. Dr. Muryanto Amin, dalam sambutannya, mengucapkan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati atas pencapaian mereka. Tidak lepas, ia  mengungkapkan rasa syukur dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini. 

"Semoga ilmu, yang telah diperoleh selama masa perkuliahan dapat menjadi bekal yang berarti untuk kehidupan saudara," kata Muryanto.

img_title Analisis Mendalam Aplikasi AI 2026, Teknologi yang Sedang Mengubah Cara Dunia Bekerja Lebih Cepat dari Perkiraan

Pada kesempatan itu, USU juga memberikan penghargaan khusus kepada para lulusan yang berhasil meraih predikat Cumlaude. Mereka berasal dari berbagai fakultas dan program studi, menunjukkan kecemerlangan akademik yang membanggakan. 

Dalam pidato Rektor USU dengan tema 'Future Skill and Microcredential: Disrupsi Global dan Permintaan Industri dari Lulusan Perguruan Tinggi'. 

img_title Bukan Malas, Ini 11 Alasan Mengapa Gen Milenial Semakin Sulit Bertahan Seharian Penuh di Tempat Kerja

Pada kesempatan itu, Rektor menekankan bahwa perguruan tinggi harus responsif dan adaptif terhadap perubahan global yang terjadi, terutama dalam menghadapi tantangan-tantangan seperti perubahan iklim, Revolusi Industri 4.0, pandemi COVID-19, dan konflik internasional yang mempengaruhi sistem kehidupan global.

Gedung Universitas Sumatera Utara (USU)

Photo :
  • Dokumen USU

"Tidak mudah mencari solusi dari permasalahan global di dunia nyata yang sangat kompleks," ucap Prof Muryanto.

Prof Muryanto mengatakan bahwa perguruan tinggi harus terus berinovasi dan berkolaborasi lintas disiplin untuk menghasilkan lulusan yang memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri masa kini dan masa depan.

Salah satu strategi yang diungkapkan Rektor adalah melalui penerapan microcredential. Microcredential adalah sertifikat kompetensi yang dikeluarkan oleh perusahaan global seperti Microsoft, Google, Coursera, dan lainnya. Sertifikat ini diakui oleh industri dan dapat menjadi nilai tambah bagi para lulusan dalam mendapatkan pekerjaan.

Menurut survei Coursera (2023), 86% pelajar setuju bahwa microcredential membantu mereka meyakinkan para pemberi kerja, dan 85 persen para pemimpin perguruan tinggi sepakat bahwa microcredential penting untuk pendidikan masa depan. 

"Microcredential memberi jawaban tentang ketidakpastian yang selalu ada dalam pikiran para lulusan perguruan tinggi di seluruh dunia," ujar Rektor.

Pada akhir pidatonya, Rektor mengingatkan bahwa future skill membutuhkan fondasi pola pikir baru (new mindset) yang bisa berkembang untuk beradaptasi dalam perubahan di dunia kerja yang nyata. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut