Grand Syekh Al-Azhar dan Jokowi Bahas Peluncuran Inisiatif Global Aliansi Agama untuk Perdamaian

Presiden Jokowi Terima Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar Ahmed Mohammed Al-Thayeb
Sumber :
  • Biro Pers Sekretariat Presiden

VoxPop – Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo, dan Grand Syekh Al Azhar yang juga Ketua Majelis Hukama Muslimin (MHM) Imam Akbar Prof. Dr. Ahmed Al-Tayeb, bertemu di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa 9 Juli 2024.

img_title Roy Suryo Ajukan Praperadilan Keempat Kalinya, Minta Status Cekal Dibatalkan

Pertemuan ini membahas upaya meningkatkan kerja sama di bidang penyebaran dan pemajuan nilai-nilai dialog, toleransi, dan hidup berdampingan antarmanusia (koeksistensi).

Dalam pertemuan tersebut, Grand Syekh Al-Azhar mengapresiasi upaya besar yang dilakukan Republik Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo dalam menyebarkan dan memajukan nilai-nilai perdamaian dan toleransi. Grand Syekh juga memuji teladan inspiratif yang diwakili Indonesia dalam keberagaman, pluralisme, pembangunan dan hidup berdampingan.

img_title Kisah Perjalanan Spiritual Robert Bauer: Eks Timnas Jerman yang Putuskan Mualaf Usai Bertemu Sang Istri

Grand Syekh Al Azhar dan Presiden Joko Widodo mendiskusikan peluncuran inisiatif global untuk meningkatkan peran para pemimpin dan simbol agama dalam mendukung upaya pembangunan dan perdamaian, bertajuk “Aliansi Agama untuk Pembangunan dan Perdamaian".

Grand Syekh Al Azhar  menjelaskan bahwa Indonesia mewakili model Islam yang mampu menggabungkan pembangunan dan kesejahteraan dengan tetap menjaga agama dan nilai-nilainya.

img_title Kelakar Jokowi Saat Safari Politik di NTT: Kalau Butuh Bantuan Bisa ke Solo

Grand Syekh Al Azhar menambahkan bahwa MHM (Majelis Hukama Muslimin) ingin melibatkan para tokoh agama dalam menyebarkan dan mengarusutamakan nilai-nilai kemanusiaan agar berkontribusi positif dalam menemukan solusi efektif terhadap permasalahan dan tantangan global.

Grand Syekh Al Azhar Ahmed Al Tayeb

Photo :
  • Istimewa

Hal ini misalnya yang telah dilakukan Al-Azhar melalui Deklarasi Kewarganegaraan Global di Kairo dan Dokumen Bersejarah tentang Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi pada 2019.

Grand Syekh Al Azhar  juga berupaya meluncurkan Dokumen “Panggilan Hati Nurani: Pernyataan Bersama Pemimpin Agama dan Aktivis Iklim Abu Dhabi,” serta peluncuran “ Interfaith Pavilion” di COP28 untuk pertama kalinya dalam sejarah Konferensi Para Pihak.

Sementara itu, Presiden Indonesia menilai inisiatif ini penting bagi Indonesia, kawasan Asia Tenggara, dan dunia. Presiden menekankan kesiapan Indonesia untuk menjadi tuan rumah dan memberikan semua dukungan untuk keberhasilannya.

Presiden juga menyampaikan pentingnya melibatkan agama dalam upaya untuk mencapai tujuan pembangunan, keberlanjutan dan perdamaian. Sebab, para pemimpin dan simbol agama mempunyai pengaruh besar terhadap jutaan orang di seluruh dunia.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut