Ratusan Buku Keislaman dan Seminar Majelis Hukama Muslimin Semarakkan Islamic Book Fair 2024

Islamic Book Fair 2015
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Muhamad Solihin

Jakarta, VoxPop – Majelis Hukama Muslimin (MHM) tahun ini kembali berpartisipasi dalam Islamic Book Fair (IBF). Pameran buku keislaman terbesar di Indonesia ini akan berlangsung pada 14–18 Agustus 2024 di Jakarta Convention Center (JCC) Hall, Jakarta, dengan tema “Membangun Optimisme Umat melalui Literasi Islami”.

img_title Artificial Intelligence di Mata Ulama dan Akademisi: Sorotan MHM di Panggung Utama IBF 2025

“Ini merupakan kali ketiga berturut-turut keikutsertaan Majelis Hukama Muslimin dalam Islamic Book Fair di Jakarta. Kami hadir dengan stan khusus agar bisa memberikan kenyamanan bagi para pengunjung,” sebut Direktur MHM kantor cabang Indonesia Muchlis M Hanafi di Jakarta, Selasa 13 Agustus 2024.

“Kami akan hadirkan ratusan buku keislaman berkualitas, dalam bahasa Arab, Inggris, dan Indonesia karya para ulama dan intelektual ternama,” sambungnya.

img_title Buka Puasa Bersama Tokoh Lintas Agama, Ini Pesan M Quraish Shihab

Stan MHM akan menampilkan ratusan publikasi dalam berbagai bahasa yang membahas kajian keilmuan dan budaya. Melalui buku terbitannya, MHM terus berupaya menyebarkan pemikiran keislaman yang moderat dan mencerahkan. MHM juga akan menggelar sejumlah seminar dengan menghadirkan sejumlah pembicara ternama.

“MHM melihat pameran buku sebagai sarana strategis untuk terus mempromosikan perdamaian serta memperkuat nilai dialog dan toleransi. Karenanya, setiap pameran, MHM juga menggelar diskusi dan seminar. Kami juga terus berupaya membangun jembatan kerja sama di antara orang-orang dari berbagai suku, agama, budaya, dan keyakinan,” papar Muchlis M Hanafi.

img_title MHM Dorong Generasi Muda Gunakan Ilmu dan AI untuk Kemanusiaan

Di antara buku yang akan dihadirkan pada stan MHM adalah lebih dari 20 karya Grand Syekh Al Azhar yang juga Ketua MHM, Imam Akbar Prof. Dr. Ahmed Al-Tayeb. Publikasi ini menyoroti masalah toleransi Islam dan kekayaan warisan intelektual dan filosofisnya.

Grand Syekh Al Azhar Ahmed Al Tayeb

Photo :
  • Istimewa

Karya-karya tersebut antara lain Al-Qawl Al-Tayyib (Perkataan Baik), Muqawwamat Al-Islam (Nilai Esensial Islam), Ra'y Fi Hiwar Al-Sharq Wal-Gharb (Pandangan tentang Dialog Timur-Barat), Al-Awda ila Al-Iman (Kembali ke Iman), Kalima ila al-Syabab (Kata-kata untuk Kaum Muda), Fi al-Mustalah al-Kalami wal-Sufi (Tentang Terminologi Teologis dan Sufi), Al-Turath wal Tajdid (Warisan dan Pembaruan), serta publikasi yang dirilis pada 2024 seperti Al-‘Onf wal Silm: Nahw Fahm Mutakamil (Kekerasan dan Perdamaian: Menuju Pemahaman Komprehensif).

Ada juga, Al-Gharb wa I’adat Iktishaf al-Islam (Barat dan Penemuan Kembali Islam) karya Tijani Boulaouali, Fikrat al-Silm Fajr al-Nahda al-Europea (Mengonseptualisasikan Perdamaian Selama Renaisans Eropa) karya Dr. Bennacer El Bouazzati, dan Medyat al-Ta’aruf Fi Al-Maghreb wal-Andalus (Pertemuan Lintas Agama di Al-Andalus dan Maroko) yang ditulis Dr. Jaafar Ben El Haj Soulami.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut