Kisah Aldo Rinaldy: Dari Kontrakan Petak Hingga Punya Ratusan Karyawan
- Istimewa
“Menariknya, setelah COVID berlalu, GOC justru menjadi program best seller dengan peminat tertinggi,” ungkap Aldo.
Hal lain yang menarik adalah keputusan dimana Golden English tidak merumahkan satu orang karyawan pun, bahkan THR diberikan utuh dan tepat waktu, meskipun di saat bersamaan banyak Perusahaan melakukan efisiensi dengan merumahkan karyawan.
Tumbuh Organik, Berdampak Besar
Yang membedakan Aldo dari banyak pengusaha lain adalah cara ia membangun bisnisnya. Tanpa pinjaman bank atau investor, ia mengandalkan keuntungan usaha untuk terus tumbuh.
“Golden English benar-benar tumbuh secara organik. Tidak ada modal bank, tidak ada suntikan dana investor. Semuanya diputar dari keuntungan usaha,” jelasnya.
Saat ini, Golden English memiliki 13 cabang, mempekerjakan hampir 250 orang, dan telah melayani lebih dari 200.000 siswa serta peserta tes bahasa Inggris dari seluruh Indonesia.
Penutup: Inspirasi bagi Calon Pengusaha
Kisah Aldo Rinaldy adalah gambaran nyata bahwa keberanian, konsistensi, dan inovasi bisa mengubah hidup. Dari kontrakan kecil tanpa modal, ia membangun perusahaan edukasi nasional yang berdampak besar.
Bagi Anda yang sedang memulai bisnis dari nol, pelajaran dari Aldo adalah: tidak ada sukses yang instan. Tapi dengan tekad kuat, belajar terus-menerus, dan keberanian untuk bangkit dari kegagalan, semua kemungkinan bisa terbuka untuk siapapun. 1 hal yang tidak boleh dilupakan, sukses tidak pernah mensyaratkan privilege.
