Warga Gaza Dilanda Kelaparan, Incar Kaktus Jadi Makanan

Warga Gaza terpaksa konsumsi kaktus usai krisis pangan melanda
Sumber :
  • Tanggapan layar video YouTube Reuters

VoxPop LifestyleWarga Gaza kini terpaksa harus makan kaktus, akibat langkanya persediaan dan krisis pangan di tengah blokade oleh Israel. Di Gaza utara, satu dari enam anak di bawah usia 2 tahun alami kekurangan gizi, kata Ramesh Rajasingham, direktur koordinasi Badan PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA).

img_title Pengadilan Larang Menteri Israel Ben-Gvir Pakai Buaya Jaga Lapas Tahanan Teroris

Dalam catatannya, sepertiga populasi Gaza juga terancam kelaparan. Rajasingham mengaku PBB dan badan kemanusiaan lainnya mengalami kendala luar biasa dalam menyalurkan bantuan ke Gaza, itu pun dalam jumlah sedikit.

Kendala itu meliputi penutupan perbatasan, pembatasan mobilitas dan komunikasi, prosedur pemeriksaan yang rumit, ketegangan, jalan rusak, hingga bom aktif yang belum meledak.

img_title Hamas Respons Pernyataan Trump: Tidak Ada Pelucutan Senjata Sebelum Israel Mundur dari Gaza

Ia pun memperingatkan Dewan Keamanan PBB untuk segera bertindak demi mencegah kelaparan massal, seperti dilansir laman Leadstory. Yuk lanjut scroll artikel selengkapnya berikut ini.

img_title Netanyahu Tak Takut Ditangkap Negara Anggota ICC atas Dugaan Kejahatan Perang, Ini Alasannya

Teroris Israel menjadikan kelaparan sebagai ‘alat perang’ untuk mengusir warga Gaza dari tanah mereka. Namun, hal tersebut tak membuat kesabaran warga Gaza menciut.

Gaza menghadapi krisis pangan setelah teroris Israel memboikot akses bantuan kemanusian. Hal itu memaksa para Murabith harus putar otak mencari bahan pangan pengganti demi bisa bertahan hidup.

Seperti Marwan al-Awadeya dan keluarganya asal Gaza Utara yang terpaksa memakan kaktus jenis pir berduri untuk mengusir rasa lapar, di tengah ancaman krisis pangan.

Tanaman yang tumbuh subur di wilayah Mediterania ini biasa dikonsumsi oleh hewan-hewan liar, namun demi bisa bertahan hidup selama invasi Marwan dan keluarganya harus memakan kaktus mentah.

Tak hanya batang kaktus saja yang dikonsumsi, Marwan dan beberapa warga lainnya juga turut menghaluskan bagian daun kaktus yang berduri agar bisa di konsumsi anak dan sanak keluarganya.

Warga Palestina mengungsi di Rafah akibat pemboman Israel di Jalur Gaza

Photo :
  • AP Photo/Hatem Ali

Cara ini dilakukan usai warga Gaza Utara tak mampu membeli tepung yang kini menjadi benda paling langka di Gaza.

Saking langkanya tepung kini dibanderol dengan harga yang tak masuk akal, dimana harga satu kantong tepung dijual jadi 200 dolar AS atau sekitar Rp 3,12 juta, dikutip dari Reuters.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut